$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Mengkaji Ide Pemberdayaan Pak Ogah Dalam Mengatur Lalu Lintas


Polda Metro Jaya masih mengkaji rencana pemberdayaan Pak Ogah atau Polisi Cepek dalam mengatur lalu lintas di DKI Jakarta. Sejauh ini, banyak pro dan kontrak terkait pelibatan Pak Ogah dalam pengaturan lalu lintas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, meski bermaksud baik, namun pelibatan Pak Ogah tidak boleh sampai melanggar aturan yang justru merugikan masyarakat.  Program yang digagas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tersebut belum disahkan. Saat ini, pihaknya masih mendata titik-titik mana saja Pak Ogah akan ditempatkan nanti.

"Artinya mengkaji, kita mendata dulu, kemudian tempat-tempat, di mana saja lokasinya. Di Jakarta ini yang terbanyak di mana," demikian ditegaskan Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Panggara sebelumnya mengatakan Pak Ogah akan dibayar setara UMP DKI Jakarta.  Gaji Pak Ogah berasal dari kerja sama dengan beberapa perusahaan melalui mekanisme tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Kabid Humas Polda metro Jaya juga mengatakan bahwa program perekrutan Pak Ogah bukan berarti karena kurangnya personel lalu lintas di DKI Jakarta. Argo menyebut Pak Ogah hanya bersifat membantu untuk mengatasi kemacetan oleh kian membludaknya kendaraan di Ibukota.

Sebelumnya diberitakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan merekrut warga pengatur lalu lintas di persimpangan jalan atau yang biasa disebut Pak Ogah atau Polisi Cepek. Mereka akan diberi upah setara dengan upah minumum provinsi di Jakarta dan seragam khusus.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Panggara mengatakan, program ini juga akan melibatkan sejumlah perusahaan swasta sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.
"Itu program yang akan dibicarakan, dipresentasi. Nanti dia (polisi cepek) akan pakai seragam," demikain dikatakan Kombes Pol Halim di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 21 Juli 2017 lalu.

Pak Ogah ini akan berstatus sebagai relawan dan diberi nama Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas atau Supertas. Halim tak menyebut jumlah gaji yang akan diterima pak ogah. Ia hanya menyebut jumlahnya sesuai dengan UMP DKI Jakarta.

Dana untuk upah para relawan ini berasal dari dana bantuan perusahaan yang bekerja sama.
Kombes Pol Halim Panggara mengatakan rencana program itu juga sudah dibicarakan kepada Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Perhubungan. Menurutnya hal tersebut sebagai upaya kerjasama pemerintah mengatasi kemacetan di Ibu Kota dalam rangka penyelenggaraan Asian  Games 2018 atau Inasgoc.

Sebelum benar-benar diberdayakan, pak ogah akan dilatih oleh personel polisi lalu lintas. Dirlantas Polda Metro Jaya menyebut tidak ada syarat khusus bagi setiap pak ogah yang ingin bergabung dalam program ini. Yang penting usianya sudah mencukupi dan saat sudah menjadi relawan, pak ogah dilarang meminta uang imbalan dari pengendara yang terbantu.

Sementara itu rencana kepolisian menggaet polisi cepek atau pak ogah untuk membantu mengatasi kemacetan di Jakarta, dinilai Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko justru melanggar aturan. Sigit Wijatmoko menyarankan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya meninjau ulang rencana mereka untuk merekrut Pak Ogah .

Menurutnya, rencana polisi itu justru berseberangan dengan Pasal 7 ayat (1) Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Dalam pasal tersebut disebutkan setiap orang atau sekelompok orang yang tidak memiliki kewenangan dilarang melakukan pengaturan lalu lintas pada persimpangan jalan, tikungan atau putaran jalan dengan maksud mendapatkan imbalan jasa.

"Kalau prinsipnya untuk memberdayakan masyarakat kami mendukung. Tetapi, keberadaan Pak Ogah ini kan termasuk salah satu jenis pelanggaran Perda ketertiban umum. Selama ini ditertibkan oleh Satpol PP dan dikirim ke panti (sosial). Ungkap wakil Kepala Dinas Perhubungan Dki Jakarta ini , di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 24 Juli 2017.

Sebelum direalisasikan, rencana merekrut Pak Ogah perlu dikaji secara menyeluruh. "Apa rencana ini bisa menyentuh akar masalah kemacetan itu? Jangan sampai nanti kehadiran mereka justru jadi tantangan baru untuk problem lalu lintas ibu kota. Selain itu, dengan merekrut masyarakat biasa menjadi Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas atau Supertas, berarti Dirlantas perlu memberi pembekalan lagi. Sementara kita punya banyak purnawirawan polisi lalu lintas yang masih gagah. Kenapa enggak itu saja yang direkrut? Sehingga tidak perlu pelatihan lagi, tidak perlu pembinaan lagi." Demikian tutup Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta , Sigit Wijatmoko.


Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Mengkaji Ide Pemberdayaan Pak Ogah Dalam Mengatur Lalu Lintas
Mengkaji Ide Pemberdayaan Pak Ogah Dalam Mengatur Lalu Lintas
https://2.bp.blogspot.com/-_d_pxU-7TSE/WXmEwotBKwI/AAAAAAAACCQ/4gXuxy3xWNQgwEczPALpcloVRn8H4ScnwCLcBGAs/s200/PAK%2BOGAH.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-_d_pxU-7TSE/WXmEwotBKwI/AAAAAAAACCQ/4gXuxy3xWNQgwEczPALpcloVRn8H4ScnwCLcBGAs/s72-c/PAK%2BOGAH.jpg
38 Setia
http://www.38setia.com/2017/07/mengkaji-ide-pemberdayaan-pak-ogah.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2017/07/mengkaji-ide-pemberdayaan-pak-ogah.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content