$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Politik: Kekuasaan untuk Mensejahterakan , Mendominasi Sumberdaya atau Bagi-Bagi Hasil ?


Politik sering kali dicap kotor, jahat, tega dan sebagainya. Namun tanpa politik, kelompok kelompok manusia manusia yang hidup ini akan terus terganggu tiada jaminan kepastian. Hukum rimba bisa saja kembali berkuasa,  siapa kuat siapa menang dialah yang mempunyai kekuasaan . Pemenang di ranah politik ini akan menjadi penguasa, yang menguasai sumber daya. Para pemenang ini pun juga akan membuat suatu sejarah untuk menentukan siapa saja yang akan menjadi bagian pendukung pada proses penguasaannya.

Di dalam dalam konteks politik bagi bagi hasil memang ada dan diperlukan namun pembagian pembagian ini semestinya merupakan upaya-upaya untuk saling menguatkan dan mencapai tujuan dan harapan suatu bangsa dan negara. Tatkala pembagian kekuasaan ini malah menggerogoti atau saling menjatuhkan agar mendapatkan bagian yang lebih besar , maka disinilah pada posisi komposisi akan saling adu kekuatan, yang justru menghabiskan energi besar tanpa kemajuan. Sebatas jalan di tempat atau bahkan mundur ke belakang.

Politik menjadi bagian yang tak terlepaskan atau tak terelakan dari hidup dan kehidupan manusia yang hidup bersama. Upaya-upaya para penguasa di dalam berpolitik ini idealnya  kekuasaan, penguasaan pendominasian dan penggunaan serta pemberdaya dari segala sumber daya ditujukan demi peningkatan harkat dan martabat manusia.

Menjadikan manusia yang semakin manusiawi dan memanusiakan manusia.
Tatkala yang terjadi sebaliknya , hanya berdasar pada kekuasaan dan penguasaan bagi kelompok atau pribadi maka akan melupakan rakyat atau tujuan utama hidup berbangsa dan bernegara. Politiknya akan mjd bagian dr otoritarianisme, yang jauh dari kepentingan pemenuhan kebutuhan rakyat.

Di dalam sistem perpolitikan, diperlukan spirit politik yang berhati nurani sehingga para pokitikus dan penguasanya mampu menjadi tumpuan harapan bagi hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara. Apa yang telah menjadi kesepakatan suatu bangsa dan negara untuk dijadikan dasar atau landasan bagi bangsa dan negara. Siapapun yang berkehendak merusak atau mengganti atau merubahnya tentu akan dipertanyakan, apa yang ada dibalik semua ini ?

Demokrasi bukanlah model obat dewa penyembuh segala masalah, namun di era modern saat ini, demokrasi merupakan pilihan terbaikdiantara pilihan lain . Politik dalam pembagian kekuasaanya untuk mengelola sumber daya direfleksikan dengan adanya ketaatan kepatuhan pada aturan bersama untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui bebagai upaya untuk memperbaiki pelayanan kepada publik. Tentu dengan sistem sistem on line yang ada dan berani mengatakan serta menyatakan politik bukan pembagian hasil penjarahan sumber daya. Perolehan untuk mendapatkan kekuasaan ataupun penguasaan berdasar akal sehat dan prestasi, bukan lagi berdasarkan uang atau dukungan karena mendapatkan sesuatu janji. 

Janji tinggalah janji siapa akan menagih bila janjinya hanya batu pijakan untuk berkuasa. Langkah pertamanya jelas akan mengkonsolidasi pembagian kekuasaan dan upaya mendapatkan pengembalian modal. Kinerjanya tentu bukan untuk rakyat melainkan “ wani piro “ atau boleh punya dana berapa untuk pengembalian modalnya. 

Apa yang diperolehnya akan kembali dijadikan modal tahap berikutnya dan terus akan berputar bagi siklus dan semakin rumit dan kompleksnya masalah yang menjadi dampak ikutan.


Politik dengan sistem perpolitikan sejatinya adalah untuk mengangkat harkat dan martabat manusia, mencerdaskan kehidupan bangsa, menangani berbagai konflik ini secara adil dan beradab serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan ditandai semakin manusiawinya manusia.

Oleh : Brigjend Pol Dr Chrysnanda Dwi Laksana
Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Politik: Kekuasaan untuk Mensejahterakan , Mendominasi Sumberdaya atau Bagi-Bagi Hasil ?
Politik: Kekuasaan untuk Mensejahterakan , Mendominasi Sumberdaya atau Bagi-Bagi Hasil ?
https://4.bp.blogspot.com/-ItAAHFz8sPY/WAC-u1LAu2I/AAAAAAAAAXQ/mU5zTabUTQorPGpQQDHHAZGqOuJjoGSMQCPcBGAYYCw/s320/LOGO%2BAKPOL%2B3A%2B%25281%2529.png
https://4.bp.blogspot.com/-ItAAHFz8sPY/WAC-u1LAu2I/AAAAAAAAAXQ/mU5zTabUTQorPGpQQDHHAZGqOuJjoGSMQCPcBGAYYCw/s72-c/LOGO%2BAKPOL%2B3A%2B%25281%2529.png
38 Setia
http://www.38setia.com/2017/07/politik-kekuasaan-untuk-mensejahterakan.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2017/07/politik-kekuasaan-untuk-mensejahterakan.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content