$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

BNPT: kasus pendanaan terorisme terafiliasi ISIS meningkat



Kepala Badan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius mengatakan kasus pendanaan terorisme yang terafiliasi dengan kelompok ISIS terus meningkat sejak 2014. "Meningkatnya jumlah penanganan perkara sejak 2014 menunjukkan ISIS masih menjadi ancaman, khususnya di Indonesia." Demikian diungkapkan Komjen Pol Suhardi saat peluncuran buku putih tentang pemetaan risiko pendanaan terorisme yang berafiliasi ISIS.

Komjen Pol Suhardi Alius  mengatakan kelompok teroris pada dasarnya membutuhkan dana untuk menjalankan aksinya baik yang bersifat individu maupun organisasi. Dana-dana itu antara lain dikumpulkan untuk pembelian senjata dan alat peledak serta mobilitas anggota.Tak hanya itu, kata Suhardi, dana itu juga digunakan untuk membiayai perjalanan dan fasilitasi petempur teroris asing (Foreign Terrorist Fighter/FTF), pelatihan terorisme dan membangun jaringan antarkelompok teroris. Oleh karena itu, BNPT bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berupaya memutus rantai pendanaan terorisme, khususnya yang terafiliasi dengan ISIS.

"Pergerakan ISIS luar biasa. Mereka punya daerah teritorial dan itu butuh dana. Maka fokus BNPT dan PPATK memutus mata rantai pendanaan itu. " kata Suhardi.

Kepala PPATK,  Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan lembaganya terus menelusuri aliran dana jaringan terorisme yang terafiliasi dengan ISIS, termasuk di antaranya yang berkedok sebagai lembaga dakwah.

"Tidak semua lembaga dakwah seperti itu, tergantung motifnya. Oleh karena itu, Densus 88 Polri sangat hati-hati," demikian ditegaskan Kepala PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin.
Buku Putih ini juga sangat penting digunakan Kementerian /Lembaga dalam penanganggulangan terorisme yang kini sedang dilihat kembali tingkat kepatuhannya dalam rangka pencegahan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme.


Ia menambahkan bahwa organisasi nirlaba bisa terseret ke dalam jaringan terorisme kalau tidak berhati-hati dalam menerima sumbangan dana. "Kalau ada lembaga dakwah yang mendapat sumbangan dana, jangan langsung diterima. Tetapi kenali dulu. Ini perlu kerja sama BNPT, BIN dan Densus 88 Polri.” Demikian tutup Kiagus Ahmad Badaruddin.


Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: BNPT: kasus pendanaan terorisme terafiliasi ISIS meningkat
BNPT: kasus pendanaan terorisme terafiliasi ISIS meningkat
https://1.bp.blogspot.com/-3E3vlU69CXo/Wcz13KJgbjI/AAAAAAAACYc/-jwUX7hQ-FgTEQW4JcyryLFbt0LkS-MGACLcBGAs/s200/d6fb7507882c395e806c6bf7b3fb8333.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-3E3vlU69CXo/Wcz13KJgbjI/AAAAAAAACYc/-jwUX7hQ-FgTEQW4JcyryLFbt0LkS-MGACLcBGAs/s72-c/d6fb7507882c395e806c6bf7b3fb8333.jpeg
38 Setia
http://www.38setia.com/2017/09/bnpt-kasus-pendanaan-terorisme.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2017/09/bnpt-kasus-pendanaan-terorisme.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content