$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Pembunuhan Pegawai BNN dan Fenomena KDRT yang Kerap Terjadi di Indonesia


Dugaan pembunuhan suami terhadap istrinya di Cijeruk Kabupaten Bogor masih menyisakan misteri. Suami bernama Mochamad Akbar menembak mati istrinya bernama Indria Kameswari, seorang pegawai BNN.  Misteri pertama adalah keberadaan pistol yang digunakan Akbar untuk mengakhiri nyawa belahan jiwanya itu. Sampai sekarang, polisi masih mencari pistol itu.MA masih memberikan keterangan yang berubah ubah , bahkan menyatakan pistol ada di kediaman temannya , namun saat pihak Kepolisian memastikan kembali , pistol tersebut tak ditemukan di rumah teman MA .

Keterangan yang diberikan Akbar yang kini menjadi tersangka pembunuhan itu masih tidak konsisten. Polisi masih terus berusaha menemukan keterangan yang benar. Namun sayangnya Akbar belum memberi jawaban yang pasti.

Misteri kedua, Akbar menggunakan KTP palsu atas nama Abdul Malik Aziz. Di KTP palsu itu, Malik tercatat lahir 17 Desember 1978. Malik beralamat di Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Adapun di KTP asli, Akbar tercatat lahir 28 Desember 1979. Entah pertimbangan apa yang melatarbelakangi Akbar menggunakan KTP palsu itu.Namun diduga kuat pembunuhan ini telah direncanakan oleh MA.

MA sendiri ditangkap di rumah saudaranya di Tanjung Buntung, Bengkong, Batam, pada Minggu , 3 September 2017 lalu . Dari pengakuan sementara, MA menyebut pembunuhan terjadi karena cekcok rumah tangga.

Mochamad Akbar, yang menggunakan nama lain Abdul Malik Aziz, tega membunuh istrinya, Indria Kameswari, karena diduga sering cekcok. Polisi belum memastikan motif pembunuhan. Keterangan pelaku juga selalu berubah saat ditanya polisi soal pembunuhan istrinya.


Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty menyebut komunikasi suami dan istri dengan keluarga sangat penting dalam menghadapi situasi konflik. Keterbukaan kedua pihak dianggap bisa meredam suasana. "Harus konsultasi. Makanya sekali dia konflik, berkomunikasi dan berkonsultasi dengan pihak keluarga. Masih adakah keluarganya? Makanya perlu kita telusuri proses pernikahannya bagaimana? Maka harus ada keterbukaandemikian dijelaskan Kepala BKKBN.

Di tengah proses penyidikan sempat beredar rekaman yang diduga merupakan cekcok antara Akbar dan Indria. Dalam rekaman itu suara wanita yang diduga Indria membentak dan menagih janji dibelikan mobil. Surya berpendapat, istri yang sering meminta kepada suami tak selalu menjadi pemicu konflik.

"Tidak juga, kalau memang bisa berkomunikasi. Bagaimana fungsi cinta kasihnya kalau sebabnya itu. Berapa tahun mereka menikah, Harus ada penyesuaian, perlu juga kita lihat. Jadi sudah dewasa atau belum. Mesti dewasa dulu. Kalau ukuran kedewasaan itu minimal usia 21 tahun bagi wanita 25 tahun bagi pria," demikian tanggapan Kepala BKKBN

Pakar psikologi forensik , Reza Indragiri , menyebut perbedaan antara suami dan istri saat menerima kekerasan dari pasangan mereka. Suami lebih cenderung tertutup karena malu sebagai korban.
"Saya kerap risau kalau dikatakan bahwa laki-laki adalah mayoritas pelaku KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Boleh jadi banyak laki-laki atau suami yang menjadi korban KDRT tapi mereka tidak melapor karena aib. Melapor malah membuka risiko mengalami secondary victimization, di-bully oleh penegak hukum maupun lembaga advokasi," kata Reza.

Dia mengatakan sangat kecil kemungkinan seorang suami melakukan kekerasan secara tiba-tiba. Malah tindakan mereka terkadang dilatar belakangi perlakuan istri. Ada istilah 'battered woman/wife syndrome' sebagai pembelaan diri istri yang disiksa suami. Namun tak tertutup kemungkinan, ada pula 'battered man/husband syndrome' yang menjadi pembelaan suami yang disiksa istri.

"Anggaplah lelaki melakukan kekerasan fisik. Tapi seberapa besar kemungkinan lelaki bangun tidur sekonyong-konyong langsung menempeleng istri, kecuali jika suami mabuk atau gila. Sayangnya, kita acap tidak cukup jauh berpikir bahwa kekerasan fisik lelaki bisa dilatarbelakangi oleh kekerasan verbal perempuan," demikian tutup Reza Indragiri , yang juga merupakan dosen UI dan PTIK. 


Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Pembunuhan Pegawai BNN dan Fenomena KDRT yang Kerap Terjadi di Indonesia
Pembunuhan Pegawai BNN dan Fenomena KDRT yang Kerap Terjadi di Indonesia
https://2.bp.blogspot.com/-INzhkdmuvC0/Wa-qVRZMxkI/AAAAAAAACPY/N3yPAN5Kl7YWhG9KLg70sak0iDonUKdQACLcBGAs/s200/TKP%2BRUMAH%2BKORBAN%2BBNN.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-INzhkdmuvC0/Wa-qVRZMxkI/AAAAAAAACPY/N3yPAN5Kl7YWhG9KLg70sak0iDonUKdQACLcBGAs/s72-c/TKP%2BRUMAH%2BKORBAN%2BBNN.jpg
38 Setia
http://www.38setia.com/2017/09/pembunuhan-pegawai-bnn-dan-fenomena.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2017/09/pembunuhan-pegawai-bnn-dan-fenomena.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content