$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Safety driving center: nasibmu dulu kini dan yang akan datang



“Untuk apa belajar mengemudi? Masak mengemudi saja harus belajar? “
Kalimat di atas  diungkapkan seorang pejabat publik yg terhormat berpangkat tatkala mengomentari saat diusulkan membangun safety driving centre beberapa tahun yang lalu. Bisa dibayangkan betapa sulit dan betapa berat tantangan membangun keselamatan. Apa kata sang pejabat tadi merefleksikan ungkapan political will untuk meningkatkan kualitas keselamatan yang setengah hati.

Mengemudi bukan saja keterampilan namun juga pengetahuan, kepekaan kepedulian akan keselamatan bagi dirinya dan orang lain. Permasalahan hukum, administrasi dan saling mencurigai saling berebut antar pemangku kepentingan memperkeruh pembangunan safety driving center. Dari petugas pelaksana sampai dengan yang sedang berkuasapun penuh curiga dengan berbagai prasangka. Bagian auditing, pemeriksa berdatangan penuh curiga. Semua seakan ingin memangsa dan menunjukkan tidak perlu safety, yang penting perintah pimpinan dijalankan. Saat orang sudah mulai belajar tiba-tiba perintah segera bubar. Yang melatih berteriak : " pak ini bukan lapak judi".
Apa boleh buat perintah tetap perintah. Siap gerak bubar gerak. Belum lagi keluarga-keluarga penguasa semua merasa bisa dan ingin mengambil alih. Orang-orang pelaksana yang bermental babu dan bekerja sebagai cantrik terus saja menggerogoti, yang penting cara lama bisa dipertahankan. Mereka tanpa malu dan tanpa ragu mengatakan “ ndoro can do no wrong” walau mati orang celaka di jalan semakin banyak.

Jatuh bangun membangun safety driving memang antara mimpi yang selalu terputus di tengah jalan. Itulah sekilas ceritera perjalanan membangun safety driving center. Semua merasa sudah cukup dengan kondisi sekarang. Semua merasa  bisa dan lagi-lagi berebut pupus lagi sebelum berkembang.
Masa lalu menjadi kenangan dan pengalaman, tetapi semangat menatap masa depan demi keselamatan. 

Safety driving center merupakan suatu amanat UULLAJ maupun amanat PBB yg jug menjadi wadah untuk membantu pemerintah dalam rangka:

1. Membangun wadah keselamatan untk meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan.

2. Sebagai bentuk pertanggung jawaban para pemangku kepentingan untk membangun budaya tertib berlalu lintas.

3. Sebagai standar safety bagi pengelola sekolah mengemudi dan sebagai standar kompetensi bagi instrukturnya serta kurikulum pengajaranya.

4. Memberikan standar kompetensi petugas di bidang pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli di jalan raya maupun bagi pengaman VVIP dan VIP

5. Memberikan standar kualifikasi kompetensi bagi pemguji SIM

6. Memberikan standar kualitas bagi pengemudi2 profesi.

7. Memberikan standar dan kualitas bagi calon pengemudi.

8. Sbg wadah mengkaji atau meriset kecelakaan kecelakaan lalulintas  yang terjadi.
9. Menjadi sebuah sistem yang terintegrasi dengan sistem aplikasi catatan perilaku berlalu lintas dan sistem perpanjangan sim (de merit point system) dan untuk electronic law enforcement.

Poin poin  di atas merupakan bagian yang terhubung secara elektronik yang akan dikerjakan oleh para petugas cyber cops maupun petugas petugas praktek di lapangan. Apa yang menjadi tujuan dibangunnya safety driving center ini memerlukan adanya :

1. Political will yang kuat dan memihak keselamatan adalah pertama dan utama
2. Di dukung tim transformasi, sebagai penjamin kualitas mutu kinerja dan sebagai back up system
3. Perlu adanya sistem sistem yang harus dibangun sebagai berikut  :
    a. Lapangan untk latihan dan ujian ( jalan lurus, jalan menyempit, kepatuhan thd rambu2 lalin, 
        jalan zig zag, jalan menanjak dan menurun, parkir, perilaku di perempatan, jalan licin untk 
        menghadapi kendaraan selip, pengereman dan reaksi darurat,
    b. Sistem sistem tadi di bangun dalam kaitan aplikasi2 sistem data dan hasil belajar yang fair dan 
        bisa terkoneksi dengan sistem data sim,
    c. Record sistem para calon pengemudi maupun pengemudi,
    d. Tempat tempat  ujian baik teori, simulator maupun praktek.
4. Mendidik master trainer dan trainer untk mengawaki lembaga tersebut sebagai tenaga ahli di 
    bidang safety driving/ riding.
5. Membangun wadah konsorsium dari berbagai pemangku kepentingan untuk mencegah saling 
    curiga dan saling menyalahkan atau ada kelompok kelompok yang ingin menggagalkan. Dari 
    konsorsium inilah yang akan memanage secara profesional untuk dapat berlangsungnya safety 
    driving center ini.
6. Membuat design model implementasi untk lahan 1 hektar, 2 hektar, 3 hektar, 5 hektar dan 10 
    hektar. Model model ini akan mjd standar bagi sekolah2 mengemudi yang dimiliki swasta.
7. Membuat uji coba dan pilot project tingkat tingkat regional sampai dengan nasional. Dievaluasi 
    dan dimonitor perkembanganya. Sehingga akan dapat ditumbuhkembangkan terus dalam berbagai 
    tempat sesuai dengan situasi dan kondisi daerah.

Langkah langkah  di atas memerlukan komitment dan integritas para pemimpin di semua level.  Tatkala keselamatan berlalu lintas ini hanya semata mata pada sistem penerbitan sim, maka kualitas keselamatan dan budaya tertib lalu lintas tidak akan terwujud.

Demikian halnya tatkala SIM masih sarat dengan penyimpangan maka safety driving center dapat dipastikan tidak akan berhasil. Lagi-lagi keseriusan dan kegigihan pejuang-pejuang keselamatan ini akan menjadi pilarnya. Political will bukan lagi lips service dan kepentingan seremonial atau supervisial semata, melainkan tanggung jawab secara administrasi, fungsional, hukum bahkan moram untk menyelamatkan banyak orang.

Membangun safety driving center merupakan bagian perjuangan untuk membangun kesadaran tanggung jawab dan peduli akan keselamatan bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainya.


Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Safety driving center: nasibmu dulu kini dan yang akan datang
Safety driving center: nasibmu dulu kini dan yang akan datang
https://3.bp.blogspot.com/-SZj8JO2NB9M/WcCwqpFBlgI/AAAAAAAACUc/9c0n5WP9-VAUZXF76pXpvZZI67kVzAfxACLcBGAs/s200/download%2B%25281%2529.png
https://3.bp.blogspot.com/-SZj8JO2NB9M/WcCwqpFBlgI/AAAAAAAACUc/9c0n5WP9-VAUZXF76pXpvZZI67kVzAfxACLcBGAs/s72-c/download%2B%25281%2529.png
38 Setia
http://www.38setia.com/2017/09/safety-driving-center-nasibmu-dulu-kini.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2017/09/safety-driving-center-nasibmu-dulu-kini.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content