$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Saracen , Kerja Cepat Polri dan Atensi Presiden Joko Widodo atas Penyebaran Hoaks dan Ujaran Kebencian


Presiden Joko Widodo menginstruksikan Kapolri untuk mengusut tuntas kasus Saracen. Ia menilai, kelompok Saracen yang menyebarkan hoaks di dunia maya sangat mengerikan dan harus segera diungkap sampai ke akar-akarnya oleh pihak kepolisian. Presiden Jokowi mengatakan, semua negara saat ini mengalami beredarnya informasi palsu atau hoaks karena era keterbukaan di media sosial. Untuk itu, pihak kepolisian harus siap mengatasi masalah hoaks ini.

"Saya sudah perintahkan kepada Kapolri diusut tuntas, bukan hanya Saracen saja, tapi siapa yang pesan. Siapa yang bayar. Harus diusut tuntas," ucap Presiden Jokowi
Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian memastikan Polri serius mengusut hingga tuntas kasus penyebaran ujaran kebencian dan SARA oleh kelompok Saracen. Ia meminta seluruh jajaran kepolisian menangkap siapapun pihak yang terlibat tanpa terkecuali.

"Saya sampaikan tangkap-tangkapin saja. Yang mesan, tangkapin. Yang danain, tangkapin. Ada lagi sejenis dengan itu, tangkapin," demikian ditegaskan Kapolri Tito di Mabes Polri, Jakarta, pada Selasa 5 September 2017.

Kapolri mengatakan, tidak boleh ada konten-konten ujaran kebencian, hoax maupun yang menyerang ras, agama, atau golongan tertentu. Oleh karena itu, pembuatnya harus ditindak tegas.
"Karena mereka mainnya di cyber space. Maka kita melacaknya juga di cyber space, bukannya di lapangan," demikian ungkap Kapolri.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan empat tersangka, yaitu JAS, MFT, SRN, dan AMH. Kelompok Saracen menetapkan tarif sekitar Rp 72 juta dalam proposal yang ditawarkan ke sejumlah pihak. Mereka bersedia menyebarkan konten ujaran kebencian dan berbau SARA di media sosial sesuai pesanan.

Biaya tersebut meliputi biaya pembuatan website sebesar Rp 15 juta, dan membayar sekitar 15 buzzer sebesar Rp 45 juta perbulan. Ada pula anggaran tersendiri untuk Jasriadi selaku ketua sebesar Rp 10 juta. Selebihnya, biaya untuk membayar orang-orang yang disebut wartawan. Para wartawan itu nantinya menulis artikel pesanan yang isinya juga diarahkan pemesan.

Media yang digunakan untuk menyebar konten tersebut antara lain di Grup Facebook Saracen News, Saracen Cyber Team, situs Saracennews.com, dan berbagai grup lain yang menarik minat warganet untuk bergabung.

Hingga saat ini diketahui jumlah akun yang tergabung dalam jaringan Grup Saracen lebih dari 800.000 akun.

Terbongkarnya jaringan Saracen berawal dari penangkapan seseorang berinisial RK pada tahun 2016. Selanjutnya, polisi menangkap pelaku berinisial RY pada Februari 2017. Pada Juli 2017, polisi kembali menaangkap pelaku penyebar konten SARA yang berinisial MFT, dan seorang ibu rumah tangga berinisial SRN yang juga menyebar konten SARA. Dari beberapa penangkapan itu, polisi menemukan keterkaitan di antara keempatnya. Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, polisi akhirnya menemukan sejumlah bukti bahwa keeempatnya bergerak dalam satu jaringan. 

Penangkapan pelaku yang terlibat dalam jaringan Saracen merupakan hasil kerja patroli siber yang dilakukan Polri. Saat ini, polisi terus mendalami keterlibatan pihak lain dalam jaringan Saracen dan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Dari cyber patrol pihak kepolisian melakukan profiling kemudian kami menemukan, karena memang di polisi yang melakukan internet patrol adalah direktorat siber di Bareskrim. Sebelumnya, polisi mengungkap keberadaan kelompok penebar ujaran kebencian dan hoaks beberapa waktu lalu, yakni kelompok Saracen. Saracen mengunggah konten ujaran kebencian dan berbau SARA berdasarkan pesanan.


Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Saracen , Kerja Cepat Polri dan Atensi Presiden Joko Widodo atas Penyebaran Hoaks dan Ujaran Kebencian
Saracen , Kerja Cepat Polri dan Atensi Presiden Joko Widodo atas Penyebaran Hoaks dan Ujaran Kebencian
https://2.bp.blogspot.com/-7qAwsWiiadA/Wa580_NYzkI/AAAAAAAACO8/aXUpBf3xmecLVCgBMeKoiByF9tsD_Wb-wCLcBGAs/s200/SARACEN.png
https://2.bp.blogspot.com/-7qAwsWiiadA/Wa580_NYzkI/AAAAAAAACO8/aXUpBf3xmecLVCgBMeKoiByF9tsD_Wb-wCLcBGAs/s72-c/SARACEN.png
38 Setia
http://www.38setia.com/2017/09/saracen-kerja-cepat-polri-dan-atensi.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2017/09/saracen-kerja-cepat-polri-dan-atensi.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content