$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Tips Menyikapi Hoax dan Menjamurnya Ujaran Kebencian di Berbagai Sosial Media

Harus diakui bahwa kehadiran media massa terutama media online penyebar hoax dewasa ini telah menciptakan keresahan masyarakat. Publik cenderung kesulitan membedakan media online yang memiliki kredibilitas dan payung hukum jelas dan yang tidak. Karena kehadiran media online di media sosial begitu pesat. Akibatnya para pengguna media sosial dengan mudah membagikan berita-berita yang muncul tanpa melakukan kroscek dan filter apakah informasi yang diterima benar atau tidak. Dalam situasi yang demikian inilah maka anak bangsa akan mudah terjangkit wabah informasi hoax.

Merebaknya kabar bohong atau hoax dikhawatirkan banyak pihak akan berdampak destruktif terhadap masyarakat. Selain membodohi, hoax dapat memicu konflik-konflik sosial baru. Tetapi usaha untuk memberantasnya juga tidak akan mudah. Hoax bisa dikemas dengan cara yang sangat halus, disertai data yang seolah-olah benar. Kalau begitu, apa pembaca biasa juga bisa membedakannya? Jadi hoax itu memang selalu berkaitan dengan isu yang aktual. Berita hoax ini memang didesai sesuain dengan kebutuhan kelompok tersebut dan mengikuti isu-isu yang sedang berkembang, sehingga publik terlena dengan perkembanggan isu seolah olah berita itu benar.

Saat ini media sosial pun kerapkali juga menjadi tempat melakukan ujaran kebencian dan hoax , jadi pemikiran yang cepat dan emosional  seperti tidak masuk akal. Kalau kita tidak suka dengan pemerintah, tinggal tulis saja di media sosial. Dalam era media sosial, setiap orang bisa memiliki media yang mewakili diri dan pemikirannya sendiri.


 Beberapa Jenis Berita Hoax:
  1. Mencatut nama pejabat tertentu termasuk foto
  2. Menggunakan bahasa dan isi yang emosional
  3. Bernada tuduhan atau fitnah
  4. Berani spekulasi terhadap isu yang disebarnya
  5. Penyebarannya berulang-ulang
  6. Tidak jelas sumbernya
  7. Biasanya menggunakan kalimat persuasif agar orang tertarik untuk menyebarkan
  8. Berkaitan dengan isu yang sedang ramai dibicarakan


Informasi yang bersifat hoax menyebar dengan cepat baik melalui saluran media sosial maupun grup di aplikasi chatting, misalnya WhatsApp, BlackBerry Messenger, dan masih banyak lagi.

Mengapa banyak orang yang mudah percaya dengan informasi-informasi hoax dan mengapa pula penyebarannya begitu masif meski kebenarannya belum dapat dipastikan?

Menurut pandangan psikologis, ada dua faktor yang dapat menyebabkan seseorang cenderung mudah percaya pada hoax.

 “Orang lebih cenderung percaya hoax jika informasinya sesuai dengan opini atau sikap yang dimiliki. Misal seseorang memang sudah tidak setuju terhadap kelompok tertentu, produk, atau kebijakan tertentu. Ketika ada informasi yang dapat mengafirmasi opini dan sikapnya tersebut, maka ia mudah percaya.  Hal tersebut, juga berlaku pada kondisi sebaliknya. Seseorang yang terlalu suka terhadap kelompok, produk, dan kebijakan tertentu, jika menerima informasi yang sesuai dengan apa yang ia percayai, maka keinginan untuk melakukan pengecekan kebenaran terlebih dahulu menjadi berkurang. Secara natural, perasaan positif akan timbul di dalam diri seseorang ketika ada yang mengafirmasi apa yang dipercayai. Perasaan terafirmasi tersebut juga menjadi pemicu seseorang dengan mudahnya meneruskan informasi hoax ke pihak lain . Secara umum hoax memiliki daya untuk mengubah dan memperkuat sikap atau persepsi yang dimiliki seseorang terhadap suatu hal. Bisa jadi ketidaksetujuan terhadap kebijakan tertentu, orang tertentu, kelompok tertentu, dan sebaliknya. Namun, khusus informasi-informasi hoax yang bersifat negatif dapat menyebabkan kecemasan berlebih. Informasi hoax yang negatif menimbulkan rasa takut terhadap dunia luar, ada kecemasan berlebih . ” demikian diungkapkan  Laras Sekarasih, PhD, dosen Psikologi Media dari Universitas Indonesia.


Beberapa tips mengantisipasi Berita Hoax dan Kebencian :
  • Jangan Asal Klik dan Share
Salah satu hal yang menjadi penyebab utama dari maraknya penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian adalah karena kebanyakan pengguna media sosial cenderung hanya membaca sebagian dari isi berita yang ditulis oleh akun atau halaman media sosial tertentu dan langsung melakukan share ke publik tanpa mencerna baik-baik isi berita tersebut.
  • jangan Pernah Malas Melakukan Verifikasi Sumber Berita
Hal lain yang turut menjadi faktor penyebab menyebarnya hoax dan ujaran kebencian adalah karena para pengguna enggan melakukan verifikasi sumber berita.,Pastikan  juga mengecek sumber dari berita tersebut. Jika sumbernya tidak ada, sebaiknya melakukan pencarian di mesin pencari agar bisa memastikan berita atau ujaran kebencian yang kalian lihat itu benar atau hoax.
  • Jangan Mudah Menyebarkan Berita dari Sumber yang Tidak Terpercaya
Carilah sumber yang benar-benar kredibel seperti media nasional dan media lain  yang selalu memberikan data berdasar fakta .
  • Hati-Hati Pada Tulisan Atau Gambar Editan
Seiring perkembangan teknologi, sebuah berita juga dapat dimanipulasi dengan cara melakukan perubahan pada gambar dan tulisan yang ada pada berita dengan tujuan menciptakan hoax dan ujaran kebencian. Untuk masalah yang satu ini, para pengguna internet harus pandai membedakan mana yang asli dan mana yang palsu sambil melakukan verifikasi ke sumber lain yang terpercaya.
  • Asas praduga hoax
Jika sering mendengar “asas praduga tak bersalah” yang menilai seseorang belum tentu bersalah. Tapi mengapa justru kita menerapkan “asas praduga pasti benar” terhadap berbagai berita di media online. Mempertanyakan sumber otentik sebuah berita adalah dasar terpenting saat kamu menerima atau membaca sebuah berita. Kamu bisa mengecek dari mana sumber beritanya? Kapan kejadiannya? Siapa yang memberitakan? Apakah sumber tersebut pernah menebar hoax sebelumnya? Berita yang tak jelas sumber otentiknya, bisa berstatus “terduga hoax”.

Semakin berkembangnya teknologi, justru membuat berita-berita tersebut semakin membutuhkan filterisasi.

Mari menjadi anak anak Bangsa yang cerdas dalam memilih dan memilah serta menyebarkan berita.
Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Tips Menyikapi Hoax dan Menjamurnya Ujaran Kebencian di Berbagai Sosial Media
Tips Menyikapi Hoax dan Menjamurnya Ujaran Kebencian di Berbagai Sosial Media
https://2.bp.blogspot.com/-P0Bo1GBRYBU/WbyM04fwIpI/AAAAAAAACR8/OvbCcFvvKLYo7W8mKuEnULRlnz43AkrQgCK4BGAYYCw/s320/Dinkominfo-%25E2%2580%2593-Wartawan-Kampanye-Anti-Berita-Hoax-700x350.jpeg
https://2.bp.blogspot.com/-P0Bo1GBRYBU/WbyM04fwIpI/AAAAAAAACR8/OvbCcFvvKLYo7W8mKuEnULRlnz43AkrQgCK4BGAYYCw/s72-c/Dinkominfo-%25E2%2580%2593-Wartawan-Kampanye-Anti-Berita-Hoax-700x350.jpeg
38 Setia
http://www.38setia.com/2017/09/tips-menyikapi-hoax-dan-menjamurnya.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2017/09/tips-menyikapi-hoax-dan-menjamurnya.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content