$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

“ Ampun Mama...! “ Teriakan Terakhir Anak Yang Tewas Di Tangan Ibu Kandung di Kawasan Jakarta Barat


GW anak berusia 5 tahun harus kehilangan nyawa dengan cara menggenaskan di tangan ibu kandung nya sendiri  di sebuah kost Jalan Asem Raya, Duri Kepa, Kebon Jeruk , Jakarta Barat . Berdasar pemeriksaan awal , NW mengaku menyemprotkan obat nyamuk ke wajah anaknya yang sedang menangis. NW mengatakan dirinya kesal lantaran sang anak kerap mengompol.

"Pelaku ini menggunakan ini (obat serangga) untuk mendiamkan anaknya nangis. Sehingga disemprot supaya dia diam. Padahal kita tahu sama-sama ini kan racun," demikian menurut keterangan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Roycke Harry memberikan konfirmasi. Kapolres Metro Jakarta Barat menjelaskan, sejak Sabtu, 11 Nopember 2017 pagi, NW sudah marah terhadap GW lantaran mengompol di tempat tidur. NW pun langsung memukul bagian kelamin dan menggigit kuping kanan anaknya. Setelah tertidur, GW kembali bangun pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat terbangun GW kembali mengompol. NW marah dan meminta anaknya untuk tidur lagi. Namun, melihat anaknya tak tidur kembali, NW memarahinya dan menampar pipi kiri sang anak. NW memindahkan GW ke lantai, dan memintanya untuk tidur lagi.

Mengetahui GW tak tidur lagi, NW semakin murka. Sesaat setelah menyemprotkan obat nyamuk ke wajah anaknya, NW langsung mengikat kedua tangan anaknya ke belakang menggunakan tali rafia.
Roycke menambahkan, selain menyemprotkan obat nyamuk ke wajah GW, NW kemudian menutup wajah anaknya menggunakan kantong plastik warna merah. Nahas, saat akan ditinggal pergi ke warung, GW sudah tak tedengar suaranya. NW pun langsung berusaha membawanya ke rumah sakit. 

Selanjutnya tersangka menggendong korban dan menelepon ibunya memberitahukan korban pingsan. Tersangka lalu memesan Grab Bike untuk membawa ke RS Graha Kedoya.

"Novi ini saya enggak tahu kok bisa tega pukul dan menampar anaknya berkali-kali. Sebab, si Novi yang tinggal di kamar 203 ini orangnya ya rada tertutup. Enggan berkomunikasi dengan penghuni kontrakan kost-kostan lain. Novi itu kerjaannya nganter anak yang sering ia aniaya itu ke sekolah setiap pagi. Itu yang saya tahu," terang Bryan Adam (22) yang mengaku pemilik kost . 

Dia mengaku kaget saat mengetahui dari penghuni lain bahwa penganiayaan terakhir sudah terjadi pada Sabtu  sekitar pukul 17.00 kemarin. "Saat itu juga ya, saya langsung menghubungi Ketua RT setempat, Abdul Rojak (49). Karena, anaknya saya dengar tewas di rumah sakit di RS Graha Kedoya. Keji sekali. Tapi saya emang tidak tahu kenapa dia tega seperti itu," demikian sesalnya.

Sementara itu, petugas keamanan di kontrakan, Rahman (36) mengaku bersama penghuni lain dan pemilik kontrakan sempat mengusir Novi. Sebab, dia kedapatan menganiaya anaknya yang masih berusia lima tahun itu. "Sempat diusir dan diminta pindah ke tempat tinggal yang lain. Tapi enggak mau. Saya juga bingung, kok anaknya terus-terusan dianiaya gitu. Anaknya kadang teriak.. 'Ampun mamaa.. Ampuun.. Sakiit' saya yang dengar juga gerah. Dia (Novi) tinggal disini berdua doang. Engga kerja sama sekali. Enggak tahu suaminya tuh orang dimana. Kerja juga enggak. Yang ngasih duit setiap bulan yang saya tahu dapat kiriman dari ibunya," jelas petugas keamanan kost.

Sementara Ketua RT 006/08, Abdul Rojak, akui kaget mengetahui adanya balita jenis kelamin laki-laki tewas setelah dianiaya ibunya. "Sudah ditangkap si ibu dari anak itu. Dengar kejadian ini setidaknya saya kaget juga. Tidak menyangka saja. Saya kira baik-baik saja sang ibu dan anaknya di kontrakan itu," kilah pak RT.

Berdasarkan hasil autopsi, terdapat luka lebam di tangan kanan dan kiri serta ada kebiruaan di muka korban. Kepolisian masih menunggu keterangan dari dokter mengenai penyebab kematian korban.
Sementara itu, Kabid Pemenuhan Hak Anak Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Reza Indragiri Amriel menerangkan, beragam masalah itu menjadikan anak menjadi korban kekerasan orangtuannya.

"Selain disebabkan faktor lain, seperti kurang perhatian, pasangan berselingkuh, di himpitan ekonomi juga. Berbagai masalah lainnya bisa langsung menjadi penyebab kekerasan anak," kata Reza . Anak menurutnya menjadi sasaran yang mudah sebagai pengganti kekesalan dan amuk orangtuanya.
"Target lunak di dalam rumah itu, adalah anak," tegas Reza

Sementara Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie mengatakan, NW dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) juncto Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun.

Tugas menjaga keamanan lingkungan sekirar bukan semata tugas kepolisian , mari bersama menjaga anak anak generasi penerus bangsa dari tindak kekerasan bahkan oleh orang terdekat sekalipun 
Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: “ Ampun Mama...! “ Teriakan Terakhir Anak Yang Tewas Di Tangan Ibu Kandung di Kawasan Jakarta Barat
“ Ampun Mama...! “ Teriakan Terakhir Anak Yang Tewas Di Tangan Ibu Kandung di Kawasan Jakarta Barat
https://3.bp.blogspot.com/-99t1c_tD8Nc/WgkW2akaNLI/AAAAAAAACqc/FjldESTKbqQA8NgWjCryGDiWlUcd7W5EQCLcBGAs/s320/seorang-balita-tewas-dengan-tubuh-penuh-luka-diduga-karena-dianiaya-ibunya-sendiri_20171112_134118.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-99t1c_tD8Nc/WgkW2akaNLI/AAAAAAAACqc/FjldESTKbqQA8NgWjCryGDiWlUcd7W5EQCLcBGAs/s72-c/seorang-balita-tewas-dengan-tubuh-penuh-luka-diduga-karena-dianiaya-ibunya-sendiri_20171112_134118.jpg
38 Setia
http://www.38setia.com/2017/11/ampun-mama-teriakan-terakhir-anak-yang.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2017/11/ampun-mama-teriakan-terakhir-anak-yang.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content