$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Setya Novanto ditangkap dan Hak Seorang Tersangka

Ketua DRP RI Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  Setya Novanto ditahan di Rumah Tahanan Kelas 1 Cabang KPK di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada terhitung mulai tanggal , 19 November 2017. Rombongan yang membawa Setya ini tiba di markas Komisi Pemberantasan Korupsi pada pukul 23.40 WIB.

Setya Novanto yang juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar ini ditahan setelah sebelumnya dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Hal ini dilakukan karena  KPK yang berupaya menjemput paksa Setya pada Rabu pekan lalu tidak mendapati Setya Novanto di kediamannya.
Setya ditetapkan sebagai tersangka korupsi yang diduga merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun. Perlu jalan panjang bagi komisi antirasuah untuk bisa membawa Setya ke markas KPK.
Setya Novanto dibawa ke dalam kantor KPK dengan menggunakan kursi roda dan ia sudah mengenakan rompi oranye menandakan yang merupakan rompi khusus untuk seorang tanahan Komisi Pemberantasan Korupsi. sebelumnya Setya Novanto dirawat di rumah sakit karena inseden tabrakan tunggal yang mengakibatkan cedera pada kepalanya. Namun setelah tim dokter menyatakan bahwa Setya Novanto tidak perlu untuk dirawat jalan maka dengan segera KPK membawa Setya Novanto untuk ditahan di rumah tahanan KPK.
Setya Novanto saat memasuki Gedung KPK Jakarta
Setya Novanto telah ditetapkan tersangka oleh KPK dan dalam keadaan di kursi roda dibawa menuju ke dalam gedung KPK. Dokter menyatakan bahwa Setya Novanto tidak memerlukan perawatan inap lanjuta di rumah sakit. Lalu sebenarnya apa saja yang hak-hak seorang tersangka. 
Tersangka menurut KUHP adalah seorang yang karena perbuatannya/ keadaannya, berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai pelaku tindak pidana, maka ia diselidiki, di sidik dan diperisa oleh penyidik. Apabila perlu maka ia dapat dikenakan tindakan upaya paksa berupa penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan penyitaan sesuai dengan undang-undang.
Dalam melakukan penyidikan maka penyidik harus selalu berpedoman kepada Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) begitu juga dengan penyidik KPK.  KUHAP telah menempatkan tersangka sebagai manusia yang utuh, yang memiliki harkat, martabat dan harga diri serta hak asasi yang tidak dapat dirampas darinya. Tersangka telah diberikan seperangkat hak-hak oleh KUHAP yang meliputi:
  1. Hak untuk segera mendapat pemeriksaan. Tersangka berhak segera mendapatkan pemeriksaan oleh penyidik yang selanjutnya dapat diajukan kepada penuntut umum,  dan tersangka berhak perkaranya segera dimajukan oleh pengadilan ke penuntut umum (Pasal 50 ayat 1 dan ayat 2).
  2. Tersangka berhak untuk diberitahukan dengan jelas dalam bahasa yang dimengerti olehnya tentang apa yang disangkakan kepadanya pada waktu pemeriksaan dimulai (Pasal 51)
  3. Hak untuk memberikan keterangan secara bebas kepada penyidik.  Dalam pemeriksaan pada tingkat penyidikan dan pengadilan, tersangka atau terdakwa berhak memberikan keterangan secara bebas kepada penyidik atau hakim (Pasal 52 KUHAP).
  4. Hak untuk mendapatkan juru bahasa dalam setiap pemeriksaan.  Dalam pemeriksaan pada tingkat penyidikan dan pengadilan, tersangka atau terdakwa berhak untuk setiap waktu mendapat juru bahasa (Pasal 53 ayat 1, lih. Juga Pasal 177).
  5. Hak untuk mendapat bantuan hukum pada setiap tingkat pemeriksaan. Guna kepentingan pembelaan, tersangka atau terdakwa berhak mendapat bantuan hukum dari seorang atau lebih penasehat hukum selama dalam waktu dan pada setiap tingkat pemeriksaan, menurut tata cara yang diatur dalam undang-undang/ KUHAP  (Pasal 54)
  6. Berhak secara bebas memilih penasihat hukum. Untuk mendapatkan penasihat hukum tersangka atau terdakwa berhak memilih sendiri penasihat hukumnya (Pasal 55).
  7. Hak untuk berubah menjadi wajib untuk mendapat bantuan hukum. Wajib bagi tersangka mendapat bantuan hukum bagi tersangka dalam semua tingkat pemeriksaan jika sangkaan yang disangkakan diancam dengan pidana mati atau ancaman pidana minimal 15 tahun atau lebih (Pasal 56).
  8. Tersangka atau terdakwa yang dikenakan penahanan berhak menghubungi penasihat hukumnya sesuai dengan ketentuan dalam KUHAP (Pasal 57).
  9. Tersangka atau terdakwa yang dikenakan penahanan berhak menghubungi atau menerima kunjunngan dokter pribadinya untuk kepentingan kesehatan baik yang ada hubungannya dengan proses perkara maupun tidak (Pasal 58)
  10. Tersangka atau terdakwa yang dikenakan penahanan berhak diberitahukan tentang penahanan atas dirinya oleh pejabat yang berwenang, pada semua tingkat pemeriksaan dalam proses peradilan, kepada keluarga atau orang lain yang serumah dengan tersangka atau terdakwa ataupun orang lain yang bantuannya dibutuhkan oleh tersangka atau terdakwa untuk mendapatkan bantuan hukum atau jaminana bagi penangguhannya (Pasal 59).
  11. Tersangka atau terdakwa berhak menghubungi dan menerima kunjungan dari pihak yang mempunyai hubungan kekeluargaan atau lainnya dengan tersangka atau terdakwa guna mendapatkan jaminan bagi penangguhan penahanan ataupun untuk usaha mendapatakan bantuan hukum (Pasal 60).
  12. Tersangka atau terdakwa berhak secara langsung atau dengan perantaraan penasihat hukumnya menghubungi dan menerima kunjungan sanak keluraganya dalam hal yang tidak ada hubungannya dengan perkara tersangka atau terdakwa untuk kepentingan pekerjaan atau untuk kepentingan kekeluargaan (Pasal 61).
  13. Tersangka atau  terdakwa berhak secara langsung atau dengan perantaraan penasihat hukumnya dan menerima surat dari penasihat hukumnya dan sanak keluragan setiap kali yang diperlukan olehnya, untuk keperluan itu bagi tersangka atau terdakwa disediakan alat tulis-menulis (Pasal 62).
  14. Tersangka atau terdakwa berhak menghubungi dan menerima kunjungan dari rohaniawan (pasal 63).
  15. Terdakwa berhak untuk diadili di siding pengadilan yang terbuka untuk umum (Pasal 64).
  16. Tersangka tau terdakwa berhak untuk mengusahakan dan mengajukan saksi dan atau seorang yang mempunyai keahlian khusus guna memberikan keterangan yang menguntungkan bagi dirinya (Pasal 65).
  17. Tersangka atau terdakwa tidak dibebani kewajiban pembuktian (Pasal 66).
  18. Tersangka atau terdakwa berhak menuntut ganti kerugian dan rehabilitasi (Pasal 68. Lih. Juga pasal 95)

Setya Novanto yang masih terlihat lemas dan lesu saat dibawa ke dalam gedung KPK menunjukkan bahwa keadaan kesehatannya belum pulih seperti keadaan normal. Namun hal ini tidak menyurutkan niat KPK untuk memproses Setya Novanto dalam penyidikan kasus korupsi E-KTP.  Pasal 58 KUHAP menyatakan bahwa tersangka yang sakit dapat menerima kunjungan dari dokter pribadinya untuk kepentingan kesehatannya. 

Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Setya Novanto ditangkap dan Hak Seorang Tersangka
Setya Novanto ditangkap dan Hak Seorang Tersangka
https://4.bp.blogspot.com/-zIH8Tr61YIw/WhIlSRyWUSI/AAAAAAAAFx8/YA-q6-OcBvQoNlA9I9Qtp70_r3axwsVeQCLcBGAs/s320/setnov%2B1.png
https://4.bp.blogspot.com/-zIH8Tr61YIw/WhIlSRyWUSI/AAAAAAAAFx8/YA-q6-OcBvQoNlA9I9Qtp70_r3axwsVeQCLcBGAs/s72-c/setnov%2B1.png
38 Setia
http://www.38setia.com/2017/11/setya-novanto-ditangkap-dan-hak-seorang.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2017/11/setya-novanto-ditangkap-dan-hak-seorang.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content