$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Teroris Perempuan : Ancaman Faktual Di Indonesia

AKP I Made Redi Hartana , SIK
Di era ini, dunia telah mengalami perubahan agenda internasional secara kontinuitas. Setiap negara dihadapi dengan tantangan terkait ancaman non-militer. Sebuah konsekuensi besar yang harus dihadapi dari munculnya ancaman non-militer adalah ancaman asimetris. Ancaman ini terlihat dipermukaan karena adanya kekuatan yang tidak berimbang sehingga menumbuhkan gejala pemberontakan oleh aktor non-negara yang merupakan aktor dominan dalam suatu sistem internasional. Kendati demikian cara yang dilakukan oleh aktor negara guna melakukan konsep “perimbangan kekuatan”  dengan menyebarkan ancaman yang tidak wajar (irregular threat) yaitu salah satunya dengan melakukan aksi terorisme.

Indonesia adalah salah satu Negara yang menjadi sasaran empuk bagi para teroris untuk melakukan aksinya guna menciptakan fear of crime  yang dapat mengganggu intensitas aktivitas masyarakat yang berdampak kepada stabilitas keamanan Negara. Menurut catatan terbaru dari Direktorat Jendral Pemasyarakatan bahwa sejak bom bali 2002 hingga saat ini ada sekitar 1300 orang yang terlibat dalam perkara hukum terorisme. Dari jumlah tersebut ada sekitar 900 orang telah bebas dari hukuman, 300 masih menjalani proses hukuman di lembaga pemasyarakatan dan 100 orang masih menjalani sidang di pengadilan. Jumlah tersebut memberikan sebuah gambaran bahwa terorisme tumbuh subur di Indonesia dan tentunya jumlah tersebut akan bertambah seiring perkembangan zaman.

Terkait hal ini pemerintah tidak tinggal diam dalam menyikapi perkembangan aksi terorisme di Indonesia karena pemerintah yang direpresentasikan oleh Polri sebagai penjaga keamanan Negara memiliki banyak strategi-strategi yang aplikatif dalam mencegah aksi terorisme yang tentunya diwujudkan melalui upaya pemolisian berupa pre-emtif, preventif dan represif. Bahkan upaya Polri saat ini dalam menangani aksi terorisme mendapatkan apresiasi yang tinggi oleh masyarakat, seperti yang dipublikasi oleh Koran kompas (3/7/2017) yang memberitakan bahwa prestasi yang paling menonjol dicapai Polri pada tahun 2017 adalah Penanganan terorisme sejumlah 31,6 % setelah prestasi Polri dalam penangkapan pengedar narkoba sejumlah 43,7%.

Keberhasilan Polri dalam penanganan aksi terorisme di Indonesia membuat para terorisme tak bisa berkutik sehingga mau tidak mau mereka banyak merubah cara atau metode agar aksi yang dilakukannya tidak dapat terdeteksi oleh petugas kepolisian, bahkan dalam hal perekrutan teroris baru sekalipun, yang sebelumnya masih menggunakan cara-cara konvensional  yang lebih tertutup dan rumit, seperti ceramah ataupun tatap muka secara langsung (face to face), Namun kini cara perekrutan sudah memanfaatkan internet seperti media sosial. Tentunya kondisi ini memaksa Polri untuk berlaga di dua palagan sekaligus yaitu dunia nyata dan dunia maya.

Selain itu perkembangan ancaman terorisme selanjutnya dapat terlihat dalam menyiapkan calon “martir” atau pelaku bom bunuh diri yang sebelumnya mempersiapkan “martir” dari kalangan laki-laki, namun untuk melancarkan aksi terorismenya maka para perekrut teroris mempersiapkan “martir” dari kalangan perempuan  seperti  dialami oleh Dian Yulia Novi yang merencanakan serangan bom di Istana Negara dan Ika Puspitasari diduga berencana untuk melakukan serangan bom di pulau Bali. Dengan demikian hal ini bukan perkara yang mudah untuk memberantas terorisme secara masif. Karena sejatinya terorisme yang disebut sebagai extra ordinary crime selalu berkembang dan tidak statis yang disesuaikan dengan perkembangan tekonologi informasi dan peradaban manusia yang secara sosiologis sering disebut sebagai “crime is the shadow of civilization”.

Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Teroris Perempuan : Ancaman Faktual Di Indonesia
Teroris Perempuan : Ancaman Faktual Di Indonesia
https://2.bp.blogspot.com/-0ar-LyeN-Qk/Wf_kov8PVYI/AAAAAAAACno/oKbn5IRkAVUrua45vfQRw0PipzNbTZhmgCLcBGAs/s320/IMG-20171030-WA0027.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-0ar-LyeN-Qk/Wf_kov8PVYI/AAAAAAAACno/oKbn5IRkAVUrua45vfQRw0PipzNbTZhmgCLcBGAs/s72-c/IMG-20171030-WA0027.jpg
38 Setia
http://www.38setia.com/2017/11/teroris-perempuan-ancaman-faktual-di.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2017/11/teroris-perempuan-ancaman-faktual-di.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content