$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Kisah Bhayangkara Setia Menjaga Laut Indonesia

Koprs Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) hari ini genap berusia 67 tahun. Bagian khusus dari Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban di laut Indonesia ini mempunyai misi untuk membina kamtibmas di wilayah perairan Indonesia dalam rangka memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman terhadap masyarakat yang profesional, modern dan dipercaya oleh masyarakat.

Personel yang mengawaki Korpolairud adalah orang-orang yang terpilih dan mempunyai keterampilan khusus untuk melakukan tugas khusus di wilayah perairan. Sebagai contohnya adalah AKP Eko Yulianto, SH, SIK dan AKP Novian Aries Effendi, SIK. Kedua perwira ini  merupakan perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 2006 / Detasemen 38 Setia. Mari kita simak kisah meraka berikut ini.


          AKP  Eko                        AKP  Novian


Perjalanan karir mereka di dalam dunia Kepolisian Perairan diawali dengan malam Purnawasis Perwira Remaja (Paja) Akpol tahun 2006. Pada malam itu, dipanggilah nama-nama para Paja untuk tampil ke depan panggung dan disebutkan dimana mereka akan ditempatkan. " Ipda Eko Yulianto, Ipda Novian Aries Effendi,.." begitu kedua nama tersebut dipanggil oleh Panita Purnawasis yang berasal dari SSDM Mabes Polri. Setelah disebut namanya kedua Paja ini maju ke panggung dan semua yang hadir lalu terdiam dan heran, kenapa mereka hanya berdua dipanggil ke panggung, semua hadirin yang hadir bertanya-tanya kemanakah mereka akan ditempatkan. "Kedua Perwira Remaja ini ditempatkan di....... Polairud Mabes Polri", ucap panitia dari SSDM. Sontak seluruh ruangan langsung bertepuk tangan dan ruangan malam purnawasis menjadi riuh dan ramai. Semua hadirin kaget serta bangga dengan pilihan tugas dari kedua Paja ini. Setelah sekian lama tidak ada penempatan Paja Akpol yang langsung di tempatkan di Polairud Mabes Polri, barulah pada tahun 2006 kembali ada Paja Akpol yang langsung ditempatkan di Polairud. 


Sebuah tekad pengabdian yang bulat telah ditunjukan oleh kedua  Paja ini untuk berbahkti di Kepolisian Perairan dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kamtibmas di laut Indonesia. "Kami memang bertekad dan ingin mengabdi di Polairud, karena kami melihat suatu kebanggaan tersendiri kami lulusan Akpol bisa langsung berdinas di Polairud" ungkap AKP Eko.  Setelah memasuki masa berdinas kedua Paja ini mulai mempelajari secara khusus ilmu yang berkaitan dengan nautika dan perkapalan di dalam negeri maupun luar negeri. Pendidikan Ahli Nautika Dasar, Diklat Ahli Nautika TK. V, Dikjur Pa Idik Polair dilalui oleh kedua periwira remaja ini. Hingga sampai dengan sekarang mereka telah menjadi komandan di kesatuan Polair. AKP Eko Yulianto, SH, SIK sekarang menjabat sebagai Komandan Kapal Polisi Enggang 4014 dan AKP Novian Aries Effendi, SIK menjadi Komandan Kapal Tipe B 2 Kapal Kolibri 4015. 

Berbicara mengenai pengalaman keduanya selama berdinas di Korps Polair sangat menarik. " Suka duka dalam tugas pasti selalu ada, untuk kami yang berdinas di Korps Polair ini  kami harus siap berpisah dengan keluarga untuk melakukan operasi di laut, selama minimal 3 bulan terkadang lebih bisa sampai 6 bulan" ungkap AKP Novian. " Kami harus melakukan patroli ke seluruh wilayah di Indonesia sampai dengan perbatasan negara tetangga. Sambil kami berpatroli kami bisa menyambangi dan melihat budaya-budaya di tiap-tiap daerah, ini menjadi kesenangan tersendiri bisa mengetahui budaya yang beraneka ragam di Indonesia" tambah AKP Eko. 

Pengalaman yang berkesan selama perjalan dinas di Korps Polair sangat beragam. Bagi AKP Eko Yulianto pengalaman paling berkesan adalah ketika pertama kali mengikuti patroli laut dengan kapal Polisi Murai. " Pada saat itu saya menjadi Paban Nat dalam misi patroli tersebut, sewaktu kami melihat perkiraan cuaca cukup bagus dan kami putuskan untuk melakukan patroli, namun tak disangka ternyata gelombang ombak tiba-tiba tinggi dan badai datang tanpa kami duga dan tidak ada pemberitahuan dari badan cuaca setempat. Kapal kami teerombang ambing di laut untung kami bisa bertahan, walaupun saya terkena mabuk laut yang cukup parah. Maklum saat itu saya baru pertama turun ke laut untuk patroli." cerita AKP Yuilianto. Lain lagi dengan pengalaman AKP Novian, saat yang paling berkesan adalah ketika ikut dalam Satuan Tugas People Smugling di Banten. " Saat itu kami mengamankan kurang lebih 200 imigran asal Srilangka, setelah dilakukan upaya persuasif akhirnya mereka mau untuk divakuasi dan tidak jadi untuk menyeberang ke Australia. Namun mereka hanya mau dievakuasi oleh TNI AL, mereka hanya mau dievakuasi oleh Polisi. Padahal kapal kami adalah kapal kecil tipe C1, dan arus gelombang laut cukup deras,  kami sampai terombang ambing di sekitaran perairan Gunung Krakatau kurang lebih hampir 3 hari. Banyak pengunsi yang sakit dan kekurangan air dan ada juga yang emosi, namun semua berhasil kami atasi sampai akhirnya kami bisa sampai ke pelabuhan dan menyerahkan para pengungsi ke tim darat untuk mendapatkan perawatan." cerita dari AKP Aris. 

Bebagai prestasi pengungkapan kejahatan di laut Indonesia telah dilakukan oleh para perwira ini.
AKP Novian Aries beberapa kali menangkap pelaku perompakan di laut walaupun dalam skala yang kecil AKP Yulianto menjelaskan bahwa dia bersama dengan anggota berhasil melakukan pengungkapan kasus pelanggaran seperti penyelundupan dan dan illegal loging. Beberapa kasus yang pernah diungkap oleh AKP Eko Yulianto, SH SIK :
1. Ilegal logging di kalteng thn 2007
2. Illegal bbm thn 2009 di perairan kalsel
3. Illega mining thn 2009 di perairan jateng
4. Illegal fising thn 2010 di perairan jateng
5. Destrucsion fising/bom ikan di perairan lampung thn 2011
6. Illegal bbm di perairan kalsel thn 2013
7. Lundup bawang merah 3 ton di perairan dumai thn 2015
8. Illega fising kapal ika asing malaysia di perairan aceh thn 2016
9. Lundup bawang merah 90 ton diperairan aceh thn 2016
10. Destrucsion fising/bom ikan di perairan sultra th 2017
11. Peredaran bahan handak amonium nitrat dan detonator sebayak 1.25 ton di perairan sultra
12. Peredaran bahan handak dan detonator sebayak 3.4 ton di periaran sulteng th 2017

Saksikan video aksi AKP Eko Yulianto, SH, SIK berikut ini

" Baru sedikit yang bisa kami berikan dalam pengabdian kami kepada bangsa dan negara dalam menjaga laut Indonesia melalui Korps Polair, kami akan terus berusaha dan mengabdi demi terpeliharanya keamanan dan kertiban di laut Indonesia" ungkap AKP Eko Yulianto, SH, SIK. " Kami bangga menjadi bagian dari Koprs Polair dan semoga kebanggan ini bisa menjadi penyemangat kami untuk terus memberikan pengabdian kami yang terbaik bagi Indoensia tercinta." tambah AKP Novian Aries. 

Selamat berulang tahun Korps Kepolisian Air dan Udara, semoga tetap jaya di laut. 
 “ARNAVAT DHARPA MAHE” 

Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Kisah Bhayangkara Setia Menjaga Laut Indonesia
Kisah Bhayangkara Setia Menjaga Laut Indonesia
https://1.bp.blogspot.com/-8ak1UH9v2ac/WiDopHN8NSI/AAAAAAAAGGw/zxwpuQ6POF0J0oU0B-BsHyB0qyttYp6PQCEwYBhgL/s320/photo_collage12.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-8ak1UH9v2ac/WiDopHN8NSI/AAAAAAAAGGw/zxwpuQ6POF0J0oU0B-BsHyB0qyttYp6PQCEwYBhgL/s72-c/photo_collage12.jpg
38 Setia
http://www.38setia.com/2017/12/kisah-bhayangkara-setia-menjaga-laut.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2017/12/kisah-bhayangkara-setia-menjaga-laut.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content