$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Kisah Bhayangkara Setia Pada Satgas TPPO


Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan korban perempuan dan anak-anak merupakan tindakan yang bertentangan dengan harkat dan martabat manusia dan melanggar hak asasi manusia, sehingga harus diberantas. 
TPPO telah meluas dalam bentuk jaringan kejahatan yang terorganisasi dan tidak terorganisasi, baik bersifat antarnegara maupun dalam negeri, sehingga menjadi ancaman terhadap masyarakat, bangsa, dan negara, serta terhadap norma-norma kehidupan yang dilandasi penghormatan terhadap hak asasi manusia. 
Negara sangat menaruh perhatian yang besar terhadap TPPO, hal ini ditunjukkan dengan dibuatnya sebuah undang-undang khusus untuk pemberantasan tindak pidana ini yaitu undang-undang nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Hal ini kemudian direspon oleh Polri dengan membentuk satuan tugas (Satgas) Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dibawah Sub Direktorat III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Pengakuan Nasional

Sepak terjang Satgas TPPO telah mendapatkan pengakuan secara nasional dengan memperoleh Penghargaan Hassan Wirajuda Award 2017‎ dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Sebuah penghargaan yang diberikan kepada instansi atau individu yang berdediaksi dan berkontribusi dalam perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri. 

Pemberian Penghargaan Hasan Wirayudha


Penghargaan langsung diberikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan diterima oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak didampingi Kasubdit III Dittipidum Polri Kombes Ferdi Sambo dan Kepala Satgas TPPO Polri AKBP Hafidh Herlambang.
Satgas TPPO bersama penerima Hasan Wirayudha yang lain. 

"Ini merupakan kerja nyata yang telah dilakukan oleh Satgas yang berdampak kepada masyarakat kita di luar negeri, sehingga penghargaan ini didapatkan oleh Satgas TPPO," kata Herry di Jakarta. 

Dari data pada tahun 2017, Satgas TPPO Bareskrim Polri telah menangkap 30 tersangka kasus TPPO dan berhasil menyelamatkan 1083 WNI yang menjadi korban. Sebuah prestasi yang memang patut mendapatkan penghargaan dan apresiasi, mengingat jumlah korban yang berhasil diselamatkan. 

Bhayangkara Setia Dalam Satgas TPPO

Satgas TPPO terdiri dari 48 personil Polri yang beddedikasi tinggi dan penuh semangat pengabdian demi kemanusian. Kepala Satgas TPPO adalah Kepala Bareskrim Polri, hal menunjukkan bahwa Polri sangat serius untuk menangani hal ini yaitu dengan menunjuk perwira tinggi bintang tiga sebagai pimpinan satgas.  Wakil Kepala Satgas TPPO adalah Direktur  Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, dan Pelaksana harian Tugas Satgas adalah  Kepala Sub Direktorat III. Satgas TPPO teridi dari 25 personil BKO, dan 8 personil unit TPPO subdit 3 serta didukung oleh  2 personil IT unit VC subdit 3. 

Satgas TPPO Bareskrim Polri

Dalam satgas TPPO terdapat 3 personel  Bhayangkara Setia, Perwira lulusan Akpol tahun 2006 Detasemen 38 Setia, mereka adalah AKP Baiquni Wibowo,  SIK, AKP Andhika Fitransyah, SIK dan AKP Chuck Putranto, SIK.  Kiprah para perwira ini memberikan sumbangsih terhadap keberhasilan Satgas ini. Berbagai pengalaman telah mereka rasakan dalam dinamika perjalanan tugas selama tergabung dalam Satgas ini. Satgas yang mempunyai wilayah tugas seluruh Indonesia ini tidak jarang juga harus menyeberang ke negeri orang untuk melakukan tugas.

Berbagai pengalaman yang dirasakan menjadikan pengetahuan baru terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang yang tdk terbatas hanya modus prostitusi saja akan tetapi modus-modus lain yang lebih memiliki dampak yang luas thd bangsa dan negara.  " Modus tindak pidana perdangan orang berbagai macam misalnya modus TKI Unprosedural dan modus Umroh ataupun Haji yang banyak tidak diketahui bahkan oleh kalangan kepolisian sendiri" ugkap AKP Andhika Fitransyah, SIK. " Hal yang menariknya para korban tidak menyadari bahwa dirinya merupakan korban Trafficking, ada kalanya kami menemui korban yang tidak mau memberikan informasi karena  takut tertutupnya kesempatan bagi dirinya utk kembali bekerja ke luar negeri" tambah AKP Baiquni Wibowo, SIK. 

Berbagai pengalaman yang berkesan selama pelaksanaan tugas dirasakan oleh para personel Bhayangkara Setia. Rendahnya tingkat pengetahuan para korban dan keluarga tersangka yang tidak mengetahui aturan hukum acara pidana. Seperti pengalaman AKP Chuck Putranto, SIK dalam salah satu penanganan kasus di Lombok. "Penanganan paling yang menarik waktu kami menangkep salah seorang tersangka di lombo, kami sudah  ada surat penangkapannya dan di dampingi Babinkamtibmas nya dan Pak Kadus, waktu kami   bilang mau di bawa ke polres si Ibu bilang besok aja lah karena sudah malam" cerita AKP Chuck. "Sehingga dengan kami harus menjelaskan dengan perlahan dan memberikan pengertian kepada si Ibu, agar mau dibawa tanpa harus mengunakan kekerasan" tambah AKP Chuck. 
AKP Chuck Putranto, SIK memberikan pemahaman kepada tersangka.

Pengalaman lain yang berkesan yang dirasakan oleh personel Bhayangkara Setia dalam tugasnya di Satgas TPPO adalah ketika melakukan pengecekan secara langaung ke tempat penampungan Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI). " Pada saat melaksanakan sidak di penampungan, krn kami melakukan sidak ke salah satu penampungan CTKI, kami melihat sangat tidak manusiawi melihat 200 orang CTKI ditampung di bangunan yang luasnya hanya sekitar kurang lebih 200 m2." ungkap AKP Andhika. 

Berbagai pengalaman yang didapatkan semakin memperkuat tekad dan niat para Bhayangkara Setia untuk melindungi segenap warga negara yang rentan menjadi korban perdagangan manusia. Selamat atas prestasi yang telah dicapai semoga dapat dipertahankan serta mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa yang akan datang.

Berikut video aksi Satgas TPPO dalam iringan lagu rock yang menandakan semnagat yang tetap membara dari setiap personel Satgas TPPO untuk melindungi  korban perdangna orang dan memburu para pelaku TPPO.




Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Kisah Bhayangkara Setia Pada Satgas TPPO
Kisah Bhayangkara Setia Pada Satgas TPPO
https://3.bp.blogspot.com/-0FzV0AynDNk/WjomSPhxh1I/AAAAAAAAHYI/-1GrCqscDNYD50VKdwQyGaq1qURHbaoJACEwYBhgL/s320/IMG-20171220-WA0033.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-0FzV0AynDNk/WjomSPhxh1I/AAAAAAAAHYI/-1GrCqscDNYD50VKdwQyGaq1qURHbaoJACEwYBhgL/s72-c/IMG-20171220-WA0033.jpg
38 Setia
http://www.38setia.com/2017/12/kisah-bhayangkara-setia-pada-satgas-tppo.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2017/12/kisah-bhayangkara-setia-pada-satgas-tppo.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content