$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Dalam Waktu Sehari Polres Serang Ungkap Kasus Pembunuhan Keji Siswi SMA

 Kapolres Serang dan pejabat utama melakukan pres release kasus pembunuhan keji siswi SMA.

Dalam waktu hanya satu hari Polres Serang berhasil mengungkap kasus pembunuhan keji tehadap seorang siswi kelas 2 SMA. Kejadian yang menjadi perhatian nasional ini dan menjadi viral diberbagai media termasuk media sosial ini karena korban dan pelaku adalah masih berstatus pelajar sekolah menengah atas. Suatu kejadian yang menjadi konsern dan perhatian kita bersama.

Awal Kejadian

Pada hari Kamis (30/11/2017) pasangan Rofiedi dan Euis melaporkan kehilangan salah seorang sanak keluarganya yang bernama Siti Marhatusolihat (18) ke Polres Serang.  Kepada Polisi Euis menerangkan bahwa Siti Sebelum hilang sekitar pukul 17.00 WIB, korban diminta ibundanya mengantarkan pesanan kripik (makanan ringan) menggunakan motor Honda Beat A 2461GE ke Kampung Panembung, Desa/Kecamatan Cikeusal. Sekitar pukul 19.00 WIB, korban sempat memberitahu orang tuanya jika masih berada di rumah temannya.
Info orang hilang yang dibuat oleh keluarga korban telah disebar ke berbagi lokasi untuk menemukan keberadaan korban.

Karena malam semakin larut namun korban tak kunjung pulang. Orang tua korban mulai khawatir dengan kondisi anak gadisnya karena handphone yang dipegang korban mulai tidak aktif. Pencarianpun akhirnya dilakukan namun korban tak kunjung ditemukan. Pihak keluarga korbanpun mengaku tidak mengetahui identitas atau alamat teman yang disebutkan dalam percakapan telepon sebelumnya.
Dengan adanya laporan ini maka Polres Serang dalam hal ini Satuan Reserse melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan yang dilaporkan hilang tersebut termasuk mengetahui apakah ada tindak pidana terjadi dalam peristiwa ini. 
Hasil penyelidikan yang dilakukan menemukan fakta bahwa pesan singkat terakhir yang dikirim melalui ponsel korban mengatakan bahwa korban sedang main di rumah teman. Disusul pesan singkat berikutnya bahwa korban sedang berada di Serang main bersama temannya. Dari situlah tidak ada lagi kabar mengenai korban.
Ada yang ganjil dengan pesan singkat yang dikirimkan korban kepada orangtuanya. Korban menggunakan kalimat, “Mah aku main sama teman ke Serang dulu”. Padahal korban tidak pernah menggunakan kata “aku” untuk menyebut diri sendiri. Korban yang merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara biasanya menggunakan kata “dede” untuk menyebut diri sendiri. 
Penyelidikan pun terus berlangaung yang didukung dengan penyelidikan dengan teliti dan berhati-hati untuk mengetahui keberadaan korban. Berbagai informasi yang berkaitan dengan Siti ditampung oleh penyelidik. Penyelidikan secara menyeluruh mulai dari teman sekolah Siti, keluarga besar dan sampai kepada teman-teman dekat Siti. 

Penemuan Mayat Perempuan

Rabu (13/12/2017) sore, telah mayat seorang  perempuan tanpa identitas ditemukan warga di bantaran Sungai Cibongor, di Kampung Katupang, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. 
Lokasi penemuan mayat korban

Saat ditemukan kondisi mayat korban sangat mengenaskan tertimbun sampah serta nyaris jadi tengkorak. Penemuan mayat itupun segera dilaporkan ke Mapolsek Cikeusal. Kapolsek Cikeusal AKP Muhammad Cuaib ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Wanita malang ini dipastikan adalah Siti Marhatusolihat (18), warga Kampung Cibuah, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang Penemuan jasad korban tersebut sangat identik dengan ciri-ciri korban yakni mengenakan kaos putih saat meninggalkan rumah dan mengenakan cincin yang sama dengan milik korban.
Kepastian korban adalah Siti diperjelas setelah petugas forensik RSUD dr Drajat Prawiranegara Serang melakukan bedah mayat (autopsi) terhadap jasad korban. Hasil otopsi menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada mayat yang mengindikasikan adanya kejadian tindak pidana pada mayat tersebut sebelum meninggal. 
Satuan Reserse Polres Serang yang mendapatkan informasi tersebut lalu melakukan penyelidikan lebih mendalam tentang kejadian penemuan mayat ini.
Pengungkapan Kasus
Setelah melakukan penyelidikan yang mendalam dan berbekal informasi awal tentang orang hilang serta hasil otopsi yang didapat maka penyelidikan mengarah pada perbuatan tindak pidana pembunuhan. Setelah itu Satuan Reserse Polres Serang dibawah pimpinan AKP Gogo Galesung, SIK melakukan penyidikan untuk membuat terang tindak pidana pembunuhan ini dan mengunkap siapa tersangkanya. 
Satu hari setelah informasi penemuan mayat ini  tepatnya hari Jumat (14/12/2017), berbekal informasi yang ada, Tim Opsnal Polres Serang yang langsung dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Serang AKP Gogo Galesung, SIK dapat meringkus pelaku utama pembunuhan. AKP Gogo yang Perwira Akpol lulusan tahun 2006 / 38 Setia, mengungungkapkan bahwa penangkapan dilakukan karena telah cukup bukti terhadap tersangka ER (17 th) yang telah melakukan tindak pidana pembunuhan.  Tim Opsnal Reskrim Polres Serang yang dipimpinnya langsung menyebar melakukan pengejaran. Pelaku utama ER ditangkap di Pipitan, Ciruas, Serang, ketika akan melarikan diri ke Jakarta. Pelaku utama ER (17) lari ke Jakarta setelah mengetahui ada penemuan mayat korban. Sedangkan tiga orang pelaku yang lain atas nama DS (23), R (30), dan RD (30) ditangkap pada tempat yang berbeda.

Kronologis Pembunuhan

Kejadian pembunuhan yang direncanakan ini   para pelaku ini bermula ketika korban diajak jalan oleh pelaku ER pada Kamis (30/11/2017 ) sekira pukul 20.30 WIB. 
Setelah pelaku ER  melihat korban melintas pulang mengantarkan pesanan makanan untuk pelanggan ibunya, di depan gerai ponsel tempat biasa ER nongkrong kemudian pelaku menelpon korban.
Pelaku ER meminta korban untuk bertemu untuk terakhir kalinya. “Dia (ER) bilang minta diantar ke ATM untuk ambil uang,” terang AKP Gogo.
Mendapat permintaan itu, korban  menuruti permintaan tersangka ER. Pelaku kemudian membonceng korban. Di tengah jalan, ER kemudian membelokan kendaraan ke arah Sungai Cibongor lokasi pembunuhan korban.
Korban berontak karena tidak sesuai dengan janji pelaku yang minta diantar ke ATM. Rupanya, kendaraan korban sudah diikuti dua pelaku lain yakni R dan DS.
“Korban bilang, apa-apaan ini. Si ER langsung manggil teman-temannya untuk membantu sambil memegang tangan korban,” paparnya.
DS dan R dengan sigap turun dari motor dan langsung membantu ER. Dari arah belakang DS menarik kaki korban hingga korban terjatuh. Wajah korban terbentur batu.
Tanpa basa-basi, DS memperkosa korban. Tersangka ER dan R memegangi tangan korban selama aksi keji itu berlangsung. Korban terus berontak sambil berteriak meminta pertolongan.
Panik dan kehabisan akal tidak bisa menenangkan korban, tersangka ER kemudian menjambak rambut korban dan membenturkan kepala korban beberapa kali hingga korban menghembuskan nafas terakhir. Untuk memastikan bahwa korban sudah meninggal, para pelaku menenggelamkan kepala korban di sungai.
Merasa belum puas dengan tindakannya, kemudian ER memerkosa jenazah korban.
“Jadi ER itu melakukan pemerkosaan setelah korban meninggal. Sebelumnya DS terlebih dulu,” kata Gogo.
Setelah puas dengan aksinya, ER kemudian menelpon tersangka RD untuk mengambil motor di lokasi kejadian.
“RD ini baru tau ada pembunuhan setelah datang ke lokasi. Tapi dia juga yang menyarankan agar mayat korban tidak langsung dikuburkan karena masih terlalu sore dan menunggu situasi sepi,” kata AKP Gogo.
Keempatnya kemudian bersepakat untuk memindahkan jasad korban ke semak-semak yang tak jauh dari Sungai Cibongor. “Korban dipindahkan dengan cara dibonceng di tengah diapit oleh ER dan DS.”
Di dekat lokasi penguburan korban diletakan di semak-semak. Hingga pada tengah malam, para pelaku kembali datang ke lokasi membawa peralatan untuk menguburkan korban.
“RD membawa cangkul untuk penguburan itu. Namun karena takut diketahui orang, maka diputuskan jasad korban ditenggelamkan dengan cara dijepit menggunakan dua bilah bambu. Tujuannya agar tidak menyembul ke permukaan,” jelasnya.

Motif Pelaku 

Korban yang merupakan siswa SMA dikenal mempunyai kepribadian yang baik dan ramah pada setiap orang. Pelaku ER ternyata menaruh hati dan ingin menjadikan korban sebagai pacarnya. Namun hal ini ditolak oleh korban. Pelaku berinisial ER (17) yang patah hati karena cintanya ditolak korban masih duduk di kelas 2 SMA.
Kejadian tersebut rupanya sangat membuat hati ER kecewa dan dendam terhadap korban. ER kemudian menumpahkan curahan hantinya kepada R (30). Mendengar curahan hati ER, kemudian R menyarankan agar ER membuat pelajaran terhadap korban.
“‘Udah dikerjain aja’ kata R ke ER. Tapi ER bilang kalau sudah terlanjur sakit hati dan mau menghabisi korban. Dia bilang mau dimatiin aja,” kata Kasat Reskrim Polres Serang AKP Gogo Galesung menirukan ucapan ER.
Rencana pembunuhan itu kemudian mendapat penguatan pada tanggal 28 November 2017. ER kembali bertemu R dan mendapat saran dari R bahwa pembunuhan harus disegerakan. “Dia bilang ke ER udah jangan lama-lama,” kata Gogo menirukan R.Rencana tersebut baru menemukan puncaknya pada tanggal 30 November 2017.

Para Pelaku Kejahatan

Pelaku utama kejahatan keji ini adalah ER (17) yang berstatus sebagai pelajar SMA yang merupakan adik kelas korban  pada sekokah yang sama dwngna korban. 
Pelaku pembunuhan sadis ER (17) warga Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang merupakan anak semata wayang. Ia pernah mengenyam pendidikan pesantren modern di Rangkasbitung, ketika duduk di MTs.
Sebagai anak tunggal ER (17) hidup dengan orangtua yang berkecukupan secara materi. Sebagai pedagang di salah satu pasar induk di Jakarta, orangtua ER selalu memenuhi kebutuhan anaknya. Namun demikian, ia tidak mengetahui sejauh mana intensitas interaksi antara orangtua korban dengan ER.
“Kalau saya bilang memang orangtua pelaku ini berkecukupan. Dari segi materi ER sangat berkecukupan. Kendaraan yang dipakai ER berbeda dari siswa lain di sekolah kami,” kata Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaaan Taryana, Senin (18/12/2017).
Dalam keseharian, ER tidak menunjukan prilaku yang berbeda dengan siswa lain. “Kalau sekolah sering masuk. Kalau kesiangan itu saya pikir masih wajar. Nggak berkelompok atau membuat geng begitu,” kata dia.
Taryana mengaku bahwa ia tidak menyangka dengan peristiwa sadis yang dilakukan ER. Ia menilai ER layaknya siswa lain yang tak terlalu istimewa. Baik dari sisi akademik maupun tingkat kehadiran pelaku. Ke depan, Taryana tidak ingin peristiwa yang sama terulang lagi di sekolahnya. “Kita akan berikan pembekalan tambahan kepada siswa. Banyak kegiatan ekstra kurikuler yang dapat diikuti siswa. Hal itu diharapkan dapat menumbuhkan semangat positif pada diri siswa,” harapnya.
Pelaku ER yang masih berstatua anak-anak memerlukan penangann yang khusus sesuai dengan undang-undang perlindungan anak yang tergolong dalam Anak Yang Berhadapan Dengan Hukun (ABH). 
Sedangkan para tersangka yang lain adalah temasuk dalam kategori dewasa dan diperlakukan seauai dengan hukum acara pidana yang berlaku umum. 
Akibat aksinya, polisi menjerat tersangka ER dan R dengan Pasal 340 KUH Pidana. Ancamannya mulai dari 20 tahun hingga hukuman mati. Sementara untuk pelaku lain, diancam dengan Pasal 338 dan Pasal 339 dengan ancaman maksimal hukuman 20 tahun sampai seumur hidup. 


Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Dalam Waktu Sehari Polres Serang Ungkap Kasus Pembunuhan Keji Siswi SMA
Dalam Waktu Sehari Polres Serang Ungkap Kasus Pembunuhan Keji Siswi SMA
https://3.bp.blogspot.com/-dTlKmgz5UE8/WncHf0sph5I/AAAAAAAAKPc/tfnTAG-ZlCQRc3raezb_Aspuv1iQwrtswCEwYBhgL/s320/img_1513318739949-640x319.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-dTlKmgz5UE8/WncHf0sph5I/AAAAAAAAKPc/tfnTAG-ZlCQRc3raezb_Aspuv1iQwrtswCEwYBhgL/s72-c/img_1513318739949-640x319.jpg
38 Setia
http://www.38setia.com/2018/02/dalam-waktu-sehari-polres-serang-ungkap.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2018/02/dalam-waktu-sehari-polres-serang-ungkap.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content