$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Kompol Fahrul Sudiana, S.I.K., M.Si. Kapolsek Penjaga Kondusifitas Kawasan Kembangan



Kembangan adalah kecamatan yang terletak dan merupakan Pusat Pemerintahan dari Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan Kembangan, maka kepolisian menempatkan Polsek Kembangan sebagai pelaksana fungsi kepolisian di kawasan Kembangan. Kapolsek Kembangan yang saat ini dijabat oleh seorang perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 2006 yaitu Kompol Fahrul Sudiana, S.I.K., M.Si. telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kawasan Kembangan baik upaya preventif maupun penegakan hukum. Berikut ini beberapa upaya yang telah dilakukan oleh Polsek Kembangan dibawah kepemimpinan Kompol Fahrul Sudiana, S.I.K., M.Si.

Mengamankan Warga Terdampak Banjir

Kapolsek Kembangan, Kompol Fahrul Sudiana SH, SIK memantau lokasi banjir di Kecamatan Kembangan

Banjir saat ini sedang melanda Ibukota Jakarta. Aparat Polisi pun dengan sigap melakukan respon terhadap derita masyarakat, imbas dari banjir tersebut. Ini dibuktikan pada saat tim Faktapers.id berada di wilayah Kembangan, Jakarta Barat, yang juga mengalami banjir. Salah satunya di Kecamatan Kembangan, melihat Kapolsek Kembangan, Kompol Fahrul Sudiana SIK, SH beserta jajarannya memantau kondisi banjir. Kompol Fahrul Sudayana mengatakan pihaknya bersama 3 pilar senantiasa siaga 24 jam. “Kami selaku aparat Kepolisian bersama 3 pilar senantiasa siaga berada di Kecamatan Kembangan selama 24 jam dalam rangka mengamankan warga yang terkena banjir bagi yang membutuhkan. “Kami telah menyiapkan seluru anggota kami di titik-titik banjir. Dan juga tentunya kami berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Koramil kecamatan kembangan untuk memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat.

Bahkan kami suda menginstruksikan kepada Binmas kami untuk melaporkan setiap genangan yang terjadi di titik-titik perumahan warga,” terang Kapolsek di lokasi banjir, di Kecamatan Kembangan kepada Faktapers.id. Tentunya fokus kami kepada warga yang rumahnya dihuni oleh lansia,itu yang menjadi prioritas kami untuk dievakuasi. Insyaallah kami dengan jajaran 3 pilar akan selalu menjaga masyarakat dengan kekuatan kami yang kami punya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tambah Kapolsek. Kapolsek Fahrul juga menghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap aliran listrik disaat banjir saat ini. Dan tentunya warga agar jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat penting dan mendesak. Kapolsek juga mengingatkan masyarakat harus memperhatikan yang punya keluarga balita, jangan mendakati aliran listrik, yang tentunya sangat berbahaya. “Dan bagi yang membutuhkan bantuan bisa menghubungi nomor telpon Polsek Kembangan. Insyaallah kami siap bantu 24 untuk masyarakat,” ujar Kapolsek Kembangan, Kompol Fahrul Sudiana.

Membersihkan Sampah Pasca Banjir


Jakarta Banjir yang melanda sejumlah wilayah jakarta sudah surut dan usai banjir banyak meninggalkan sampah sisa sisa peralatan rumah tangga yang hanyut maupun sampah plastik yang hanyut terbawa air. Danramil koramil 07/KB Kodim 0503 /JB bersama Tiga pilar serta Stake Holder Kembangan Utara melakukan Karya bakti guna membersihkan sampah sisa banjir. Apel Tiga Pilar Karya bhakti yang dilaksanakan di Halaman SDN 01 Kembangan Utara dipimpin oleh Danramil 07/KB Kapten. Inf. Missin MD serta diikuti antara lain Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana S.IK.MH,Kasipem Kelurahan Kembangan Utara Raden Pradanang,Kepsek SDN 01 Sukiman S.pd.Kepala PPSU Sri bawono,DanTim Dokter Peduli Dr.Tutuk Utomo,Serta Anton Dari FKDM Kelurahan kembangan utara hadir juga ketua Rt 01 Muhari.


Danramil 07/KB Menjelaskan Bahwa Kegiatan Karya Bakti Ini diterjunkan sekitar 50 personil dari berbagai unsur diantaranya Dsri koramil 07/KB sebanyak 8 Peesonil TNI,Sedang Dari Polsek Kembangan 8 personil,Satpol PP 2 personil,PPSU Kelurahan Kembangan Utara 22 Personil dan dibantu warga 10 orang. Apel Pelaksanaan Kerja bakti Danramil memberikan arahan kepada anggota agar bisa bekerja di sektor sektor sasaran karya Bhakti dan melakukan pengangkatan sisa-sisa sampah pasca banjir ke truk sampah yang telah disediakan. Kegiatan karya Bhakti Ini berjalan lancar dan lokasi sudah bersih dari sampah sisa sisa pasca banjir.

Mengamankan Lokasi Ambruknya Kanopi Sekolah


Kanopi SDN Kembangan Utara 10 dan 12 ambruk, polisi cek lokasi

Kanopi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kembangan Utara 10 dan 12 Pagi ambruk subuh tadi. Polisi mendatangi lokasi untuk memeriksa peristiwa tersebut. "Hanya kanopi saja bagian depan, untuk bangunan tidak ada yang ambruk. Tidak ada korban," kata Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana saat dimintai konfirmasi. Dia mengatakan peristiwa ambruknya kanopi tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Pihak kepolisian datang ke lokasi untuk meminta keterangan dari warga dan juga kepala sekolah.

Petugas PPSU dan damkar membereskan kanopi yang ambruk (Foto: Dok. Istimewa)

Seorang warga mengaku kaget ketika mendengar ada suara benda rubuh. Setelah saksi tersebut mendatangi sumber bunyi, ternyata kanopi sekolah ambruk. "Saksi sedang di dalam rumah yang berada di belakang sekolah mendengar suara benda rubuh, mendengar hal tersebut saksi keluar dan melihat kanopi depan ruang kelas telah rubuh dengan panjang kurang lebih 50 meter," ujarnya. Pantauan detikcom di lokasi, kanopi yang ambruk sudah dibenahi oleh petugas PPSU dan pemadam kebakaran.

Mengadakan Operasi Sikat Jaya


Personel Polsek Kembangan berhasil mengamankan 13 orang dalam Operasi Sikat Jaya, yang dipimpin langsung Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana. “Sasaran dalam operasi yang digelar kali ini adalah para Mata Elang (Debt Collector) serta juru parkir liar yang kerap meresahkan masyarakat,” ujar Fahrul, didampingi Kanit Reskrim AKP Rulian Syauri. Pihaknya juga turut mengamankan barang bukti berupa miras sebanyak tujuh dus yang berisikan 84 botol dari penjual di sebuah perumahan Kav DKI Meruya, Jakarta Barat. “Tak hanya itu saja dalam operasi Sikat Jaya kali ini kita berhasil mengamankan seorang berinisial ADS alias AS karena pada saat penggeledahan ditemukan 3 Bungkus Plastik Kecil Berisikan Narkotika Jenis Sabu,” ungkap Fahrul. Dijelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan proses penyidikan lebih lanjut. “Operasi sikat Jaya yang di gelar, sebagai langkah untuk menciptakan situasi kamtibmas di wilayah sebagai bentuk arahan dari pimpinan kami yaitu Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, zero premanisme di wilayah Jakarta Barat,” pungkasnya.


Meringkus Pelaku Kasus Kejahatan Jalanan


Nusantara Satu-Kapolsek kembangan, Jakarta Barat, Kompol Fahrul Sudiana,SH, S.i.K., M.Si, didampingi Kanit Reskrim, AKP. M. Meltha Mubarak,S.i.K, saat Jumpa Pers menerangkan di Mapolsek Kembangan, Jakarta Barat. Kapolsek mengatakan, dari 5 kasus kejahatan jalanan tersebut kami berhasil mengamankan sebanyak 7 pelaku. “Ketujuh pelaku tersebut yang berhasil diamankan, diantaranya berinisial : WYS (28 Th), RM (21 Th), AS (31 Th), AM (40 Th), FR (17 Th), IS (18 th), dan IEP (18 th),”ungkapnya Kapolsek. Dari kelima kasus tersebut, barang bukti hasil tindak kejahatan yang berhasil diamankan diantaranya : 1 (satu) unit mobil. 6 (enam) unit motor. 1 (satu) blah sajam (senjata tajam) jenis golok dan 3 (tiga) buah handphone. Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana juga perintahkan Kanit Reskrim AKP M. Meltha Mubarak untuk melakukan pemeriksaan secara intensif kepada para pelaku mengingat banyaknya laporan kejadian yang selama ini di sampaikan oleh masyarakat.


”Dari ke lima kasus kejahatan yang kami tangani berbagai modus Pelaku Bervariasi yang berhasil kami ungkap dan sampai saat ini kami masih terus mendalaminya,”ungkap Kapolsek. Ia menambahkan, dengan hasil release Polsek Kembangan, Jakarta Barat, berupaya semaksimal mungkin menciptakan situasi yang kondusif. “Kami himbau kepada masyarakat untuk turut serta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar serta turut aktif melaporkan kepada kami jika menemukan tindak kejahatan sehingga kejahatan jalanan yang selama ini cukup meresahkan dapat di tekan, bahkan kami tidak segan-segan memberikan tindakan tegas “tembak di tempat” kepada para pelaku,” tegas Kapolsek Kembangan, Jakarta Barat, Kompol Fahrul Sudiana,SH.,S.i.K.,MSi.

Menyelidiki Kasus Penyiraman Air Keras

AE, korban penyiraman air keras berbaju warna oranye


Teror penyiraman air keras akhir-akhir ini menghantui warga Jakarta Barat. Selama sepekan terakhir, sudah ada dua kejadian penyiraman air keras yang terjadi di Jakarta Barat. Jajaran kepolisian di Polres Metro Jakarta Barat pun membentuk tim khusus untuk mengejar pelaku. Tim saat ini tengah mengidentifikasi pelaku di dua lokasi berbeda. "Kami sudah bentuk tim khusus gabungan Polsek dan Polres untuk mengusut kasus itu," kata Kapolsek Kembangan Jakarta Barat, Kompol Fahrul Sudiana saat dikonfirmasi detikcom. Seperti diketahui, kasus penyiraman air keras di Jakarta Barat akhir-akhir ini sudah terjadi sebanyak 2 kali. Kasus yang pertama yakni terjadi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat dan korbannya seorang siswi SMP.

Insiden penyiraman air keras dengan korban siswi SMP itu terjadi pada saat korban baru pulang sekolah di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Saat itu, korban sedang berjalan bersama temannya, tiba-tiba korban didekati pelaku yang langsung menyiramkan air keras ke wajahnya. Kasus kedua dialami oleh seorang pedagang sayur bernama Ibu Sakinah (60). Ibu Sakinah disiram air keras saat berada di kawasan Jalan Aries Utama, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat. Sementara saat ditanya apakah dua kejadian itu saling berkaitan dan apakah pelaku adalah orang yang sama, Fahrul belum bisa memastikannya. "Masih kita lakukan penyelidikan ya," jelas Fahrul.

Mengidentifikasi Penemuan Mayat


Penemuan mayat di bantaran rel Stasiun Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat. (Dokumentasi Ketua RT)

Sesosok mayat pria tergeletak di atas tumpukan sampah di bantaran rel kereta dekat Stasiun Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat. Jasad pria tersebut pertama kali ditemukan petugas keamanan Stasiun Taman Kota. Kapolsek Kembangan, Kompol Fahrul Sudiana mengatakan, korban diduga tewas tersambar kereta. Adapun identitasnya diketahui bernama Usman Gustam (61) warga Kampung Sawah RT 10 RW 11, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. "Korban ditemukan luka di bagian kepala robek terbentur batu batu pinggir rel. Korban diduga terserempet kereta api," kata Fahrul saat dikonfirmasi. Fahrul mengatakan, saat ini jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk divisum. Sementara itu, Ketua RT 01/06 Kembangan Utara, Rudia memastikan korban bukanlah warga sekitar. "Bukan warga saya, alamatnya itu di Semper. Warga sini juga enggak ada yang kenal dengan korban," kata Rudia, ditemui di lokasi. Diduga, korban tersambar kereta pada malam kemarin dan baru ditemukan pada pagi tadi. "Kemungkinan semalam ketabraknya. Di celananya sih lengkap semua identitasnya, ada SIM, KTP dan duitnya juga,".

Penemuan mayat di bantaran rel Stasiun Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat

Meringkus Pelaku Pembunuhan

Terbakar cemburu, pria berinisial RH (26) tega membacok teman pria kekasihnya hingga luka serius. Kini, ia pun telah diamankan aparat Polsek Kembangan, Jakarta Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kapolsek Kembangan, Kompol Fahrul Sudiana mengatakan, kasus pembacokan ini dilakukan RH kepada Aprian Pancahyo di kawasan Pasar Pengampuan, Srengseng, Kembangan. "Motifnya cemburu, pelaku yang emosi membacok korban dengan pisau ke arah kepala dan membuat korban luka serius," kata Fahrul kepada wartawan. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Rulian Syauri menjelaskan, awal mula kecemburuan pelaku lantaran pada sore harinya seusai mereka berkencan di sebuah apartement sewaan, sang kekasih pergi dengan korban. "Seusai mereka menyewa kos harian, Putri (kekasih pelaku) meminta izin untuk menjemput temannya di lobi bawah apartemen, tetapi dirinya tidak kembali lagi ke kamar apartemen sehingga pelaku menelepon namun tidak ada jawaban," kata Rulian.


RH yang sudah merasa kesal, kata Rulian, kemudian mendatangi rumah sang kekasih dengan membawa pisau dapur yang diselipkan di pinggangnya. Rasa amarah pelaku semakin membara ketika di rumah kekasihnya, sang kekasih sedang bersama dengan korban. "Pelaku yang cemburu sempat terlibat cekcok mulut dengan korban, hingga akhirnya membacok dan menusuk korban dengan menggunakan pisau ke arah kepala korban, sehingga korban mengalami luka serius," papar Rulian. Saat ini, ujar Rulian, pihaknya tengah mencari barang bukti pisau dapur yang dibuang pelaku tak jauh dari lokasi kejadian. "Hingga saat ini pelaku masih kami mintai keterangan untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Rulian.

Mengidentifikasi Kasus Kebakaran SPBU Pos Pengumben

SPBU Pertamina Pos Pengumben belum beroperasi, pasca kebakaran ruang genset di area SPBU ini.

Pihak Puslabfor Polri juga sudah datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di SPBU Pos Pengumben untuk menyelidiki penyebab kebakaran di ruang genset tersebut. SELURUH CCTV di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pos Pengumben, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, sudah di tangan polisi. CCTV tersebut nantinya akan mengungkapkan penyebab kebakaran yang terjadi di ruang genset SPBU Selasa malam. "Iya CCTV sudah kami amankan semua, nanti untuk penyebab kebakaran masih kami cari tahu," kata Bhabinkamtibmas Polsek Kembangan Aiptu Agus ditemui di lokasi. Selain itu kata Agus, pihak Puslabfor Polri telah datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kebakaran di ruang genset tersebut. Agus mengatakan yang terbakar Selasa malam hanyalah ruang genset. Sedangkan genset di ruangan sendiri tidak terbakar.

Kondisi ruang genset di SPBU Pos Pengumben usai terbakar.

Pantauan Wartakotalive.com, ruangan genset tidak terlihat gosong. Namun banyak bubuk APAR di depan ruangan tersebut. Ruangan itu memang persis bersebelahan dengan Pos Security. Garis polisi terlihat sudah melingkar di depan ruangan tersebut. "Saya nggak tahu kapan akan dicopot garis polisinya, karena sampai saat ini kami masih menunggu hasil Puslabfor," ujar Agus. Diberitakan sebelumnya, ruang genset di SPBU Jalan Raya Pos Pengumben, Serengseng, Kembangan, Jakarta terbakar. Akibatnya satu petugas security SPBU tewas di tempat. Sampai saat ini pihak Kepolisian masih menyelidiki penyebab dari terbakarnya ruangan genset tersebut.



Source :

Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Kompol Fahrul Sudiana, S.I.K., M.Si. Kapolsek Penjaga Kondusifitas Kawasan Kembangan
Kompol Fahrul Sudiana, S.I.K., M.Si. Kapolsek Penjaga Kondusifitas Kawasan Kembangan
https://1.bp.blogspot.com/-Dj8Gb2Dq_ZY/XjJL7p8kpBI/AAAAAAAAMw4/d2lWEKl_bi8efTaYmthJGA5jE8esFpDcQCLcBGAsYHQ/s320/9.png
https://1.bp.blogspot.com/-Dj8Gb2Dq_ZY/XjJL7p8kpBI/AAAAAAAAMw4/d2lWEKl_bi8efTaYmthJGA5jE8esFpDcQCLcBGAsYHQ/s72-c/9.png
38 Setia
http://www.38setia.com/2020/01/kompol-fahrul-sudiana-sik-msi.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2020/01/kompol-fahrul-sudiana-sik-msi.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content