$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Kompol Samsu Wirman, S.H, S.I.K., M.H. Kapolsek Penjaga Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas


Tanjung Emas adalah suatu kawasan pelabuhan yang berada di daerah pesisir utara Jawa, dan berada disebelah utara kawasan kota Semarang. Pelabuhan Tanjung Emas letaknya langsung menghadap ke laut Jawa dan merupakan jantung utama pusat perekonomian dan pengiriman barang via ekspedisi laut di Semarang khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya. Pelabuhan ini dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) sejak tahun 1985.

Dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, maka kepolisian menempatkan Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas sebagai garda terdepan dalam mengamankan kawasan pelabuhan ini.  Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas saat ini dijabat oleh Kompol Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 2006 ini telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, baik upaya preventif maupun penegakan hukum. Mari kita simak beberapa upaya yang telah dilakukan oleh Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas dibawah kepemimpinan Kompol Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H.

Melaksanakan Kegiatan Peduli Lingkungan


Kapolsek KPTE Kompol Samsu Wirman, S.H, M.H, S.I.K bersama Personil Lanal Semarang, Polsek KPTE dan Bhayangkari Ranting Polsek KPTE (source: Twitter @kpterestabessmg)

Bertempat di samping Mapolsek KPTE berlangsung apel pagi yang diikuti oleh seluruh perwira, anggota LANAL Semarang anggota Polsek KPTE, serta Bhayangkari Ranting Polsek KPTE yang dipimpin oleh Kapolsek KPTE Kompol Samsu Wirman S.H, M.H, S.I.K. untuk melaksanakan kegiatan Penanaman Pohon Serentak dalam Rangka Go Green Polda Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut Kapolsek KPTE Polrestabes Semarang menyampaikan bahwa penanaman pohon dilaksanakan secara serentak diseluruh polda jateng, serta berterimakasih kepada LANAL Semarang atas partisipasinya dalam penanaman pohon secara serentak diseluruh Jawa Tengah, semoga penanaman pohon ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Kapolsek KPTE Polrestabes Semarang Kompol Samsu Wirman S.H, M.H, S.I.K mengatakan bahwa kegiatan ini juga dilakukan oleh Polsek jajaran Polrestabes Semarang baik disekitar Mapolsek dan Asrama Polri dilingkungan wilayah Polsek dan jajaran Polda Jateng". Jelasnya.

Melaksanakan Kegiatan Siaga Kesiapan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019


Polrestabes Semarang Bojong News - Polda Jateng - Kapolsek KPTE Polrestabes Semarang Kompol Samsu Wirman, S.H, M.H, S.I.K menghadiri acara Apel Siaga Kesiapan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2019 bertempat dihalaman terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Semarang Ahmad Wahid, ST, MT, M.Mar.E memimpin langsung jalannya pelaksanaan apel siaga ini dan apel Siaga Kesiapan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019 (1440 H) dihadiri oleh Dir Polair Polda Jateng, Danlanal Semarang, CEO PT Pelindo III, Ka Basarnas dan pimpinan perusahaan serta Instansi yang tergabung dalam unsur maritim Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kegiatan Apel Siaga Kesiapan Angkutan Laut Lebaran ini bertujuan untuk memantapkan koordinasi antar petugas, instansi terkait, penyedia jasa dan asosiasi yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan angkutan laut lebaran sehingga diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudiknya dengan aman, nyaman, tertib dan selamat.



Kapolsek KPTE mendampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen.

Kapolsek KPTE Polrestabes Semarang Kompol Samsu Wirman mendampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah H.Taj Yasin Maimoen melepas keberangkatan para pemudik Arus Balik Kapal KM Dobonsolo yang di operatori PT Pelni di dermaga roro Pelabuhan Tg Emas Semarang. Kegiatan ini merupakan Voyage terakhir arus balik mudik gratis angkutan lebaran dengan kapal laut tahun 2019 yang diberangkatkan dari Pelabuhan Tg Emas Semarang dan sudah tercatat total sebanyak 5.625 orang pemudik dan 2.470 unit sepeda motor yang mengikuti arus mudik gratis yang diangkut menggunakan kapal KM Dobonsolo dari Jakarta menuju Semarang pada tanggal 30 mei, 1 dan 3 Juni 2019, sedangkan untuk arus balik sebanyak 5.384 orang penumpang dan 2.328 unit sepeda motor juga telah diangkut menggunakan kapal KM Dobonsolo dari Pelabuhan Tg Emas Semarang menuju Pelabuhan Tg Priok Jakarta.


Selain Kapolsek KPTE Polrestabes Semarang juga turut serta mendampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah adalah Kepala KSOP Kelas I Tanjung Emas Bp Ahmad Wahid, ST, MT, M.Mar E dan Kepala Dinas Perhubungan Prov. Jateng beserta para pejabat serta stakeholder unsur maritim di Pelabuhan Tg Emas Semarang. Dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen memberikan hadiah kepada para penumpang yang memberikan testimoni tentang pesan kesan pada saat mengikuti program mudik gratis ini.


Turut Serta dalam Penandatanganan SOP Terpadu Pelayanan Kapal Wisata Mancanegara di Pelabuhan Tanjung Emas



Bertempat di ruang rapat Kantor KSOP (Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Kelas I Tanjung Emas Semarang telah berlangsung kegiatan Rapat Finalisasi dan Penandatanganan SOP Terpadu Pelayanan Kapal Wisata Mancanegara di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kegiatan rapat dipimpin oleh Kepala KSOP Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Bp.Ahmad Wahid ST, MT ,M.Mar.E dan Bp.Nanang Afandi SE (Kabid Lalu Lintas dan Usaha Kepelabuhan) yang dihadiri oleh 31 tamu undangan dari stake holder dan instansi di Kawasan Pelabuhan Tg Emas Semarang. Dalam sambutannya Kepala KSOP mengucapkan selamat datang kepada tamu undangan yang telah hadir, bahwa perwakilan dari masing masing instansi untuk SOP sudah disepakati bersama yang terintegrasi dan sudah di dokumentasi, persiapan untuk menghadapi Verifikasi dari Menpan RB. Bahwa Hari ini akan ada penandatanganan Mengenai SOP jadwal sekretariat bersama.

Kapolsek KPTE Polrestabes Semarang Kompol Samsu Wirman, S.H, M.H, S.I.K mengatakan bahwa kegiatan ini harapan kita bersama pada tahun ini dapat menciptakan komitmen moral untuk mewujudkan wbk, untuk polri khususnya Polrestabes semarang saat ini sedang menuju wbbm dan semangat yang ada di pelabuhan ini dapat memotivasi kami". Terangnya.

Menggagalkan Penggelapan Mobil Rental




Mobil rental di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang berhasil digagalkan Kepolisian Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas (KPTE) Semarang.

Delapan mobil rental di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang berhasil digagalkan Kepolisian Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas (KPTE) Semarang. Upaya penggelapan delapan mobil rental di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang berhasil digagalkan Kepolisian Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas (KPTE) Semarang. Rencananya, mobil rental dari Magelang itu akan dibawa kabur penyewa ke Kalimantan. Kapolsek KPTE, Kompol Samsu Wirman, menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi salah satu pemilik mobil rental yang mengatakan adanya upaya penggelapan delapan mobil rental milik tiga orang warga Magelang. Dugaan penggelapan mobil diketahui saat mobil sewaan tersebut tak dikembalikan tepat waktu.

"Harusnya mobil tersebut kembali hari Senin. Tapi setelah ditunggu sampai malam hari mobil tidak kunjung datang, dan saat dicek melalui alat GPS-nya, itu mobil semakin menjauh dan berada di Semarang mendekat di Pelabuhan Tanjung Emas," ungkap Samsu. Curiga dengan posisi mobil yang berada di kawasan Pelabuhan Semarang, salah satu pemilik mobil rental kemudian menghubungi Polsek KPTE. Mendapat informasi ini, anggotanya kemudian berpatroli dan berhasil menemukan tujuh unit mobil terparkir di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas. "Kita cek kan patroli di Pelabuhan. Memang ada di pelabuhan, tapi tidak satu tempat. Diparkir acak di sekitaran pelabuhan, enggak ada orangnya," ungkap Samsu.




Mobil rental di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang berhasil digagalkan Kepolisian KPTE.

Berdasarkan informasi yang diberikan pemilik mobil rental, identitas penyewa mobil bernama Dony Setyawan (28), warga Sambirejo Bandongan, Magelang. Pelaku menyewa mobil selama seminggu. "Memang hari itu ada kapal yang mau nyeberang ke Kalimantan, ke Kumai, berangkat jam 02.00 WIB. Ya beruntungnya kita cepat menemukan, kalau tidak ya sudah diangkat ke sana (Kalimantan)," ujarnya. Delapan mobil yang diduga akan digelapkan tersebut masing-masing adalah mobil Toyota Avanza bernopol AD 8670 GM, Honda Brio Nopol AA 9079 PA, Toyota Avanza Nopol AA 8745 N, Honda BRV nopol AB 1635 MY, Daihatsu Ayla nopol AA 9285 ZB, Daihatsu Xenia nopol AA 9369 CT, Toyota Innova nopol H 8970 QP dan Toyota Avanza nopol AA 8789 QA.


"Ini datanya 8 mobil, tapi satunya masih dibawa penyewa itu. Kita belum bisa memastikan yang membawa mobil-mobil ini ke pelabuhan siapa. Tapi yang penyewa ini kan satu orang," bebernya. Mobil yang telah diamankan tersebut, menurut Samsu, sudah diambil oleh para pemilik atau korban yang salah satunya diketahui merupakan anggota TNI. "Pemilik rental datang ke sini dengan menunjukkan bukti-bukti kepemilikan surat-surat kendaraan. Kemudian kita serahkan semua," katanya. Sementara itu, Samsu menyebut, pihaknya masih berkoordinasi dengan kepolisian di Magelang, tempat korban melaporkan mobil yang masih belum kembali. Samsu menegaskan pihaknya siap mem-backup penyelidikan. "(Kasus) Ini masih dalam lidik," tegasnya.


Mengevakuasi dan Menyelidiki Kasus Tewasnya Pekerja di Kapal Tokang



Proses evakuasi pekerja perbaikan kapal yang ditemukan meninggal di Kapal Tongkang Zulkifli 2 yang bersandar di PT Dok Kodja Bahari kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang.

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri cabang Semarang melakukan olah tempat kejadian perkara tewasnya 4 pekerja kapal tongkang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Hal itu untuk mengetahui penyebab dan kandungan gas yang meracuni para korban. Tim Labfor dan Inafis mendatangi kapal Zulkifli 2 yang berada di Dok perkapalan Kodja Bahari Jl Asahan No 3 pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Petugas mengambil sampel genangan air dalam kapal lewat lubang palka berdiameter 45 cm. Dari lubang inilah para korban masuk ke ruangan palka. "Labfor meneliti ada gas apa di dalam sana," kata Kepala Kepolisian Tanjung Emas Semarang, Kompol Samsu Wirman di lokasi, seperti dilansir detikcom.



Polisi Selidiki Penyebab Kematian 4 Orang di Lambung Kapal Tongkang.

Selain mendalami soal kandungan gas, ternyata diketahui peristiwa terjadi ketika empat pekerja itu belum melakukan proses perbaikan kapal. Mereka baru mengecek kapal yang sudah ada di lokasi selama sekitar 3 tahun itu. "Infonya baru akan diperbaiki," tutur Samsu. "Kapal ini sudah ada sekitar 2 atau 3 tahun, tahun 2017," imbuhnya. Untuk diketahui, para korban adalah Mardjono (61) asal Gondosari II Nomor 39 RT 07 RW 17 Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi, kemudian Lamani (32), Muhammad Nur Huda (22) dan Jadi (33) yang berasal Desa Pentur, Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali Jawa Tengah. Mereka ditemukan tewas dini hari tadi setelah orang-orang di lokasi curiga mereka tidak kunjung keluar dari palka kapal Zulkifli 2. Basarnas pun turun tangan dan butuh 2 jam evakuasi karena tercium aroma gas menyengat dari palka.



Tim Labfor masih lakukan penyelidikan di Tongkang Zulkifli (Foto: Didiet Cordiaz)

Mengusut Kasus Ambruknya Mobil Crane


Mobil Crane Ambruk Timpa Kapal | detikcom

Sebuah mobil crane ambruk dan menimpa kapal di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Lokasinya berada di dermaga depan mercusuar. Saat itu crane sedang mengangkut blok beton dan akan dipindah ke Kapal Suar 11 dan KM 126. Namun crane itu justru ambruk dan tiangnya menimpa kapal milik Distrik Navigasi Kelas II Semarang tersebut.

Sebuah mobile crane ambruk di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

“Mau angkut beton dipindah ke tengah (kapal). Malah (crane) ambruk,” kata seorang saksi Doni di lokasi. Beruntung, ambruknya mobil crane bernopol B 9728 XHZ itu tidak menimbulkan korban jiwa. Operator crane, Paing (45), selamat dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, posisi tiang crane menimpa geladak kapal. Kaposlek Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Kompol Samsu Wirman mengatakan crane tidak seimbang saat hendak mengangkat beton karena salah satu kaki amblas. “Namun belum sempat (beton) diangkat ke atas kapal, keseimbangan kaki crane sebelah kiri depan amblas,” kata Samsu. Diakuinya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun aktivitas pemindahan beton cor ke kapal langsung dihentikan akibat peristiwa itu sambil menunggu evakuasi.

Mengusut Kasus Kebakaran di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas




Kontainer terbakar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. ©2019 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama.


Kontainer yang tertimpa crane di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang terbakar. Dugaan sementara, penyebab utama kebakaran akibat proses pemindahan crane dengan pengelasan hingga membakar kontainer. "Jadi petugas sedang melakukan pemindahan rangka baja crane dengan cara pengelasan. Ketika proses pengelasan, percikan api menyambar bahan mudah terbakar," kata Dirut Pelindo III, Doso Agung. Dia menuturkan, proses pengelasan dilakukan dari bagian atas kontainer. Panas itu merambat dan menyebabkan kardus atau isi di dalam kontainer terbakar.

"Mungkin panas atapnya menyebabkan isi kontainer panas, api membakar di dalam kontainer yang kemarin belum dievakuasi," ujarnya. Kapolsek Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Kompol Samsu Wirman mengatakan, kontainer yang terbakar merupakan berisi bahan ekspor kain dan furniture. "Jumlah tiga kontainer yang terbakar, itu sebagian besar berisi furnitur dan konveksi," kata Wirman. Untuk penyebab, pihaknya masih meminta sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. "Kita belum bisa tahu penyebab kebakaran kontainer di TPKS, hanya saja kita fokus pemadaman, saksi kita kumpulkan untuk mengetahui penyebab kebakaran," tutup Wirman Samsu.

Kasus kebakaran berikutnya yaitu kebakaran pada sebuah kapal patroli milik Direktorat Polairud Polda Jawa Tengah di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. 
Kepala Kepolisian Pelabuhan Tanjung Emas (KPTE) Kompol Samsu Wirman saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Ya benar ada, ini masih di lokasi,” kata Samsu saat dihubungi. Menurutnya, dugaan sementara kapal terbakar akibat korsleting arus listrik yang terjadi saat pengisian bahan bakar.



Mobil tim Inafis Polrestabes Semarang terparkir dekat lokasi kapal patroli Polair yang terbakar di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

“Dugaan sementara karena korsleting waktu pengisian BBM. Ini masih olah TKP dengan Inafis Polrestabes Semarang. Mohon ditunggu nanti kita sampaikan datanya,” ujar Samsu mengakhiri telepon. Informasi dari warga yang enggan disebut namanya, kebakaran berlangsung cukup lama. Warga yang mendekat juga diminta tidak mendokumentasikan kejadian. Sementara, wartawan yang hendak meliput ke lokasi kapal yang terbakar tidak diperkenankan mendekat ke lokasi dengan alasan masih dilakukan pemadaman. Hingga pukul 20.30 WIB, tampak sebuah mobil crane berada di lokasi. Menurut warga, crane tersebut digunakan untuk mengangkat kapal yang tenggelam sebagian. Belum ada keterangan lebih lanjut dari polisi, termasuk korban akibat peristiwa ini.

Selanjutnya, kasus kebakaran kapal terjadi pada sebuah kapal pengangkut bahan baku sembako mengalami kebakaran di area pelabuhan rakyat (PELRA) komplek pelabuhan Tanjung Emas Semarang.



Petugas Pemadam Kebakaran berusaha memadamkan kebakaran yang melanda kapal rakyat yang mengangkut sembako saat bersandar di dermaga Pelabuhan Rakyat komplek Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Api berhasil di padamkan pada sore hari setelah petugas mengerahkan 10 unit pemadam kebakaran. Kapal Jaya Mandiri yang tengah bersandar di tepi dermaga PELRA, sedianya akan mengangkut bahan baku sembako dan tabung LPG untuk tujuan Ketapang Kalimantan Barat itu, terlihat terbakar sekitar pukul 13.00 WIB setelah terjadi ledakan di dalam kapal.

Salah satu saksi mata, Adi Nugraha mengatakan sebelum terjadi kebakaran terjadi ledakan hebat dan asap yang tebal. "Saya kira ada ledakan bom, sehingga banyak Anak buah kapal yang ada di dekat situ pada lari menjauh dari kapal yang terbakar" kata Adi kepada Gatra.com. Untuk memadamkan kebakaran, petugas mengerahkan sepuluh unit pemadam kebarakaran dari pelabuhan tanjung emas dan dari pemerintah kota. Tidak ketinggalan kapal pemadam Jayanegara 304 milik pelindo ikut memadamkan api yang membuat kawasan pelabuhan rakyat menjadi penuh asap. Kapolsek KP3 Tanjung Emas Kompol Samsu Wirman mengatakan, penyebab kebakaran diduga karena adanya tabung gas yang bocor sehingga menyebabkan kebakaran.


"Akibat kebakaran, tiga orang awak kapal harus dilarikan ke rumah sakit sultan agung semarang untuk perawatan karena menjadi korban kebakaran," ujarnya. Selain itu, 5 motor milik pegawai KSOP ikut menjadi korban karena tersambar percikan api yang menghanguskan. Kerugian dan penyebab kebakaran itu saat ini masih dalam proses penyidikan. ”Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Yang jelas dari hasil olah TKP diduga kebakaran tersebut diawali suara ledakan yang berasal dari dapur,” ujarnya.

Mengevakuasi Penemuan Mayat




Seorang pekerja tersangkut pohon setinggi kurang lebih 5 meter di sekitar PT Fuju Metec Semarang jalan Coaster, Tanjung Mas, Semarang Utara, Semarang

Seorang laki-laki diketahui bernama Jumari, warga Kebonharjo, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang ditemukan meninggal tersangkut di atas pohon. Diketahui bahwa korban hendak memotong dahan-dahan pohon yang berada di samping PT Fuji Metec Semarang Jalan Coaster, Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang. Kapolsek KP3 Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kompol Samsu Wirman, menjelaskan awal mula ditemukannya korban oleh sejumlah warga sekiranya pukul 09.00 WIB. Saat ditemukan, korban tersangkut di beberapa dahan pohon dengan sebagian sudah ditebang. Tak ditemukan berkas bekas bercak darah baik yang menempel pada korban maupun tanah di bawah korban ditemukan.

"(Namun) kondisi korban kaki kanan luka bakar," terangnya saat dikonfirmasi. Kuat dugaan para warga menyebutkan meninggalnya korban dikarenakan tersengat arus listrik yang melintang di sekitar pohon. Beberapa warga disebutkan Kapolsek mencium aroma bekas terbakar pada tubuh korban. Korban yang diketahui seorang pekerja serabutan itu nampaknya sudah memotong beberapa dahan pohon di sekitar pelabuhan dalam kurun waktu beberapa hari terakhir. Namun nahas belum juga selesai pekerjaanya, nyawanya harus terenggut takkala tersengat arus listrik. Hingga kini belum diketahui korban bekerja atas perintah siapa. Polisi pun masih menyelidiki hal tersebut sembari membawa jenazah ke RSUP Dr Kariadi Semarang guna pemeriksaan lebih lanjut. "Nanti kita dalami, sementara jenazah sudah dibawa ke RSUP Dr Kariadi," pungkasnya.



Selanjutnya, petugas DitPolairud Polda Jateng akhirnya bisa menemukan jasad Abdul Rohim (26) warga Tambak Mulyo RT 09/15, Kelurahan Tanjung Emas, Semarang Utara yang diduga tersambar petir pada saat melaut. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kompol Samsu Wirman mengatakan, korban sebelumnya bersama tiga orang saksi mencari ikan di sungai Kanal Tambak Lorok Tanjung Emas Semarang. Korban merupakan nelayan dan sering memandu pemancing untuk mencarikan spot (tempat mancing). "Karena cuaca mendung dan akan turun hujan ketiga pemancing tersebut memutuskan pulang. Mereka bertiga naik kapal beriringan sedangkan korban berada di belakang seorang diri," ungkap

Kompol Samsu saat dikonfirmasi RMOLJateng di Mapolsek KPTE Semarang. Mantan Kapolsek Ngalian Polrestabes Semarang ini menambahkan, saat tiba di dermaga labuh ketiga pemancing ini tidak melihat keberadaan korban. Akhirnya dua orang pemancing memutuskan untuk kembali ke tempat semula. "Saksi kaget karena perahu terperosok di dekat makam, sedangkan korban tidak dikerahui keberadaanya," imbuhnya. Hilangnya korban ini langsung dilaporkan oleh saksi kepada pihak berwajib. Pada pukul 10.45 wib korban dapat ditemukan oleh team Polairud dan langsung dibawa ke rumah duka. Dalam peristiwa tersebut korban mengalami luka bakar di punggung sebelah kiri.



Source : 
Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Kompol Samsu Wirman, S.H, S.I.K., M.H. Kapolsek Penjaga Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas
Kompol Samsu Wirman, S.H, S.I.K., M.H. Kapolsek Penjaga Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas
https://1.bp.blogspot.com/-QA0uEhnAO2U/XixHPkdxsYI/AAAAAAAAMnE/-T8fL8EjU-8C4AUsesZXN7b6Imy_2F5ZACLcBGAsYHQ/s320/WhatsApp_Image_2020-01-10_at_07.40.00.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-QA0uEhnAO2U/XixHPkdxsYI/AAAAAAAAMnE/-T8fL8EjU-8C4AUsesZXN7b6Imy_2F5ZACLcBGAsYHQ/s72-c/WhatsApp_Image_2020-01-10_at_07.40.00.jpeg
38 Setia
http://www.38setia.com/2020/01/kompol-samsu-wirman-sh-sik-mh-kapolsek.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2020/01/kompol-samsu-wirman-sh-sik-mh-kapolsek.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content