$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Kompol Ardian Satrio Utomo, S.I.K. Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Dalam Menjalankan Tugas Reskrim di Polrestabes Surabaya

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran (kanan) dan Wakasatreskrim Kompol Ardian Satrio Utomo 

Satuan Reserse Kriminal adalah unsur pembantu pimpinan dan pelaksana staf polres yang berada dibawah Kapolres. Sat Reskrim dipimpin oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal disingkat Kasat Reskrim yang bertanggungjawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dibawah kendali Waka Polres. Dalam memimpin kegiatan dan pengawasan dalam mengkoordinir proses penyelidikan dan penyidikan dalam setiap penanganan kasus pada seluruh unit Reskrim baik di Polrestabes dan Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya, Kasat Reskrim dibantu oleh Wakasat Reskrim. Tugas Wakasat Reskrim diantaranya mewakili Kasat Reskrim dalam tugas wewenang dan tanggung jawab, apabila kasat Reskrim mendelegasikan ataupun berhalangan. Wakasat Reskrim bertanggung jawab langsung atas tugasnya kepada Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya. Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya saat ini dijabat oleh Kompol Ardian Satrio Utomo, S.I.K., perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 2006 ini telah melakukan berbagai upaya dalam melaksanakan upaya represif segala bentuk tindak pidana/kejahatan, berdasarkan ketentuan perundang–undangan yang berlaku.

Kompol Ardian dan Kompol Heru Berkolaborasi Ungkap Jaringan Narkoba

Tim Satreskrim dan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

Polrestabes Surabaya sukses menangkap seorang pria sindikat narkoba di salah satu tempat kos di Surabaya. Informasi yang didapat jatimnow.com, kurir itu bernama Aconk, warga asal Madura.  Ia disergap oleh Tim Satreskrim yang dipimpin oleh Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya yakni Kompol Ardian Satrio Utomo, S.I.K. dan Tim Satresnarkoba yang dipimpin oleh Wakasatres Narkoba Polrestabes Surabaya yakni Kompol Heru Dwi Purnomo, S.I.K.  yang keduanya merupakan perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 2006.


Polrestabes Surabaya sukses menangkap seorang pria sindikat narkoba yang menimbun 12 kilogram sabu dan 10 ribu pil ekstasi di Surabaya. Setelah dikembangkan, disita kembali 13 kilogram sabu di rumah pelaku di Madura. Informasi yang didapat jatimnow.com, kurir itu bernama Aconk, warga asal Madura. Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian membenarkan penyergapan itu. Sang kurir ditangkap saat hendak mengirim narkoba itu di wilayah Surabaya. "Benar, pelaku kami tangkap Subuh tadi di kawasan Jambangan, Surabaya," jawab Memo saat dikonfirmasi jatimnow.com.

Sabu 25 kg dan pil ekstasi 10 ribu butir disita Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dari sindikat narkoba jaringan Malaysia-Surabaya

Beliau menambahkan bahwa 12 kg sabu dan 10 ribu pil ekstasi itu disimpan pelaku di kamar kos. Ia dan timnya juga menyita puluhan bungkus berbagai ukuran berisi sabu dan pil ekstasi. Setelah disergap di tempat kosnya di Jambangan, Surabaya, pelaku dikeler ke rumahnya di Desa Jambu, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura. Di rumah pelaku, Memo dan timnya menemukan 13 kg sabu. Penggeledahan dilakukan sekitar pukul 14.OO Wib dan berlangsung sekitar 10 menit. Penggeledahan di Bangkalan itu dibantu Tim Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Satresnarkoba Polres Bangkalan.

Proses penggerebekan sindikat narkoba jaringan Malaysia-Surabaya oleh Tim Satresnarkoba dan Satreskrim Polrestabes Surabaya


Meringkus Pelaku Penghinaan Terhadap Walikota Surabaya

Pemilik akun Facebook penghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Zikria Dzatil (pakai masker) diamankan di Mapolrestabes Surabaya. 

Polrestabes Surabaya mengamankan pemilik akun Facebook penghina Walikota Surabaya Tri Rismaharini, yaitu Zikria Dzatil. Warga asal Perumahan Mutiara Bogor Raya Blok E6/24, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Kota Bogor itu dijemput tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya dari rumahnya di Jawa Barat, tepatnya di Bogor. Pelaku adalah seorang wanita, ibu rumah tangga. Perempuan berusia 43 tahun itu diburu Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah mendapat laporan dari Pemkot Surabaya pada 21 Januari 2020. "Setelah menjalani pemeriksaan beberapa hari, kami menetapkan yang bersangkutan (Dzikria Dzatil) warga sebagai tersangka," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho di Mapolrestabes Surabaya. 



"Benar di Jawa Barat, Bogor," jawab Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran. Hingga pukul 18.45 Wib, Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya masih memeriksa pelaku. Wanita pemilik akun Facebook itu bakal dihadapkan ke kamera wartawan oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho. "Masih kami periksa. Lebih lengkapnya, akan dirilis oleh Pak Kapolres," tambah Sudamiran. Akun Facebook Zikria Dzatil dilaporkan Pemkot Surabaya ke Polrestabes Surabaya, setelah mendapat desakan dari sejumlah pihak maupun masyarakat. 


Akun ini dilaporkan setelah mengupload foto Wali Kota Risma di laman Facebooknya dengan menuliskan caption atau keterangan foto, yang berisi penghinaan terhadap wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu. Tuntutan agar akun itu dilaporkan juga dilakukan warga Surabaya dengan menggelar aksi damai, baik di depan Mapolrestabes Surabaya maupun depan Balai Kota Surabaya. Sejumlah saksi, termasuk saksi ahli bahasa, pidana hingga ahli informasi dan transaksi elektronik (ITE) juga sudah diperiksa, untuk menentukan adanya unsur pidana pada postingan akun itu. 

Bukti unggahan di akun Facebook Zikria Dzatil 

Melumpuhkan Pelaku Perampokan dan Pembunuhan 


Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho (tengah), Kasatreskrim AKBP Sudamiran (kanan) dan Wakasatreskrim Kompol Ardian (kiri) dalam jumpa pers di Kamar Mayat RSU dr Soetomo 

Berakhir sudah petualangan Riandi Prastiawan (36), warga Jojoran I/93 BLK, Surabaya, melakukan kejahatan antar provinsi. Itu setelah ia ditembak mati Tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Riandi selama ini dikenal bengis dan sudah terlibat sederet kasus, mulai dari Surabaya hingga Jakarta. Dalam aksinya, dia memiliki dua nama samaran yaitu Andi Prasojo dan Slamet Handoyo. Dia tewas setelah dilumpuhkan Tim Resmob di bagian dada lantaran melawan saat disergap di Jalan Kalibokor, Surabaya. "Tersangka Riandi Prastiawan ini merupakan DPO kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap Ibu Suwati (55), pemilik warung di Jalan Lakarsantri, Surabaya," terang Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, dalam jumpa pers di Kamar Mayat RSU dr Soetomo, Surabaya. 

Dalam kasus itu, Riandi merupakan otaknya. Dialah yang mengakomodir dua rekannnya yang sudah tertangkap 13 September 2017. Dua anggota Riandi itu adalah M Rifai (33), warga asal Jalan Tinalan Gang IV nomor 6 Kediri yang tinggal di Jalan Bagong Ginayan No 661 Gubeng Surabaya. Kemudian Arma Widiantara (34), warga Pucang Kerep 40, Pucang Sewu Surabaya. "Dua tersangka yang tertangkap terlebih dahulu itu sudah divonis masing-masing 13 tahun penjara," tutur Sandi didampingi Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran dan Wakasatreskrim Kompol Ardian Satrio Utomo. 

Barang bukti yang disita dari tangan pelaku Riandi Prastiawan 

Menurut Sandi, dalam pelariannya, Riandi tidak berhenti berbuat kejahatan. Dia kembali melakukan perampokan di Jakarta dan berhasil ditangkap oleh Polsek Senen dan sudah divonis 10 bulan penjara. Dalam aksinya di Jakarta itu, Riandi menggunakan nama Slamet Handoyo. Sebelum merampok motor, HP, perhiasan emas serta kartu ATM dan membunuh Suwati, Riandi tercatat pernah ditangkap Polsek Gubeng pada Tahun 2016 dalam kasus senjata tajam (sajam). Kemudian ia kembali tertangkap Polsek Simokerto dalam kasus narkoba. 

Menangkap Residivis Pelaku Pencurian 

Sofian Pramono saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya 

Sofian Pramono (37) seorang residivis pelaku pencurian harus kembali meringkuk di di dalam penjara. Warga Jl Karang Tembok, Surabaya itu ditangkap setelah melakukan pencurian dengan modus berpura-pura menawarkan jasa servis AC di rumah korbannya. Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti mengungkapkan, Sofian menjalankan aksi kejahatannya bersama kakaknya yang kini ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). “Mereka berdua berbagi tugas, satu sebagai tukang servis AC satunya lagi bertugas eksekutor. Tersangka berpura-pura menawarkan jasa service gratis kepada korban, saat bersamaan, tersangka menodongkan pisau kepada korban dan merampas dompet berisi handphone,” kata Bima di Surabaya. 

Dalam catatan kepolisian, tersangka sudah empat kali melakukan aksinya diantaranya dikawasan Semampir dan Semolowaru Surabaya. “Barang berharga milik korban HP dan Laptop dari rumah berbeda, dijual Rp1,2 juta. Kemudian tersangka juga mengambil dompet korban dan uang sejumlah Rp 2,8 juta. Kami masih melakukan pengejaran kepada tersangka lain dan penadahnya,” pungkas Bima. Dihadapan petugas, tersangka Sofian mengaku pernah divonis 6 bulan penjara, dalam kasus pencurian dimana saat melakukan aksi menyamar sebagai petugas PDAM. 

“Dua tahun lalu, saya bilang kalau petugas PDAM mau mencatat meteran air,” ujarnya yang mengaku dibekuk Polsek Tambaksari. Sementara Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ardian Satrio Utomo memperingatkan, pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikitpun terhadap aksi kejahatan di Surabaya. Pihaknya akan melakukan tindakan tegas terukur terhadap para pelaku. “Kami tidak akan memberikan ruang lingkup kepada pelaku kriminal. Dan kami juga tidak segan-segan akan memberikan tindakan tegas,” ancamnya. 

Meringkus Pelaku Pencurian Sepeda Motor 

Petugas Resmob Polrestabes Surabaya saat gelar perkara pencurian sepeda motor di Mapolrestabes Surabaya. 

Tidak lebih dari 10 detik, pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil merusak dan membawa kabur hasil curiannya. Seperti yang diperagakan UC alias Urip Cahyo (25), pelaku curanmor yang berhasil ditangkap saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Jatim. UC yang beraksi bersama dua rekannya yakni Urip Aripin Alias Gepeng (25) dan Arifin alias Ipin (22), memiliki tugas berbeda. UC bertugas merusak kunci motor dan Gepeng yang mengambil motornya. “Pelaku merusak kunci motor tak lebih dari 10 detik. Usai kunci motor rusak, motor langsung bisa dibawa lari,” jelas Kanit Resmob Polrestabes Iptu Bima Sakti kepada beritajatim.com. 

Usai kunci rusak, pelaku memberi kode ke rekannya agar mengambil motor sasaran tadi. Tak hanya itu, pelaku yang mengaku baru mencuri dua kali ini, juga menjual hasil curiannya ke warga Madura yang hidupnya di pedalaman. “Barang curian ini dijual dengan utuh untuk warga Madura, bukan dijual secara pretelan atau eceran,” lanjutnya. Melihat kelihaian pelaku dan system kerja saat mencuri, petugas mencurigai jika pelaku ini merupakan spesialis pencurian motor. Bahkan, para pelaku ini juga berbagi kunci T untuk merusak kunci motor. “Kalau dari pengakuan pelaku baru dua kali. Tapi kayaknya gak mungkin, karena mereka sudah lihai mencuri motor,” tandas Iptu Bima. 

Sementara itu, para pelaku juga mengaku jika memiliki tugas berbeda dalam proses pencurian sepeda motor hingga pengiriman motor hasil curiannya. Menurut pengakuan pelaku, mereka mencuri dua motor di kawasan Jalan Demak, Surabaya. “Saya hanya mengantar barang curian ke Suramadu di perbatasan tol. Usai tol, ada yang menjemput dan mengambil motornya,” ujar Aripin alias Ipin. Sementara Wakasat Reskrim, Kompol Ardian Satrio Utomo menegaskan, tercatat setidaknya ada 50 kali penangkapan ranmor dari Januari 2019 hingga Agustus 2019. “Tidak ada ruang untuk pelaku kejahatan jalanan di Polrestabes Surabaya, akan kita tindak tegas dan terukur,” tandasnya. 



Source : 
Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Kompol Ardian Satrio Utomo, S.I.K. Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Dalam Menjalankan Tugas Reskrim di Polrestabes Surabaya
Kompol Ardian Satrio Utomo, S.I.K. Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Dalam Menjalankan Tugas Reskrim di Polrestabes Surabaya
https://1.bp.blogspot.com/-zJWHHCtZ0HA/Xkn8JfVxtGI/AAAAAAAANIo/LWI84dTqvf8o5HgGznpR-kZKKGapP1kVwCLcBGAsYHQ/s320/cover.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-zJWHHCtZ0HA/Xkn8JfVxtGI/AAAAAAAANIo/LWI84dTqvf8o5HgGznpR-kZKKGapP1kVwCLcBGAsYHQ/s72-c/cover.jpg
38 Setia
http://www.38setia.com/2020/02/kompol-ardian-satrio-utomo-sik.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2020/02/kompol-ardian-satrio-utomo-sik.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content