$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Kompol Hyrowo, S.I.K. Kepala Sat Intelkam Pembina Fungsi Intelijen Bidang keamanan dan Pelayanan Polresta Banda Aceh


Sat Intelkam adalah unsur pelaksana utama Polres yang berada di bawah Kapolres. Sat Intelkam bertugas menyelenggarakan/membina fungsi Intelejen bidang Keamanan, termasuk persandian, dan pemberi pelayanan dalam bentuk Surat izin/Keterangan yang menyangkut Orang Asing, Senjata Api & Bahan Peledak, kegiatan social/Politik masyarakat dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) kepada warga masyarakat yang membutuhkan serta melakukan pengawasan/pengamanan dan pelaksanaannya. Sat Intelkam dipimpin oleh Kepala Sat Intelkam, disingkat Kasat Intelkam yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Waka Polres. Kasat Intelkam Polresta Banda Aceh saat ini dijabat oleh seorang perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 2006 berpangkat Komisaris Polisi, yaitu Kompol Hyrowo, S.I.K. Berikut ini merupakan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Kasat Intelkam Polresta Banda Aceh di bawah kepemimpinam Kompol Hyrowo, S.I.K.

Polresta Banda Aceh Memperoleh Penghargaan 

 
 Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto SH saat menerima penghargaan dari Kemeneterian PANRB di Jakarta. Foto: Doc Humas Polresta Banda Aceh

Polresta Banda Aceh menerima Penghargaan dari Kementrian PANRB RI yang diserahkan langsung oleh Menteri PANRB RI Tjahjo Kumolo, SH kepada Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH di Hotel Holiday Inn Sunter, Jakarta. Penghargaan tersebut diberikan sesuai dengan hasil Evaluasi Kinerja Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Bidang SIM dan SKCK di 214 Polres/Polresta/Polrestabes dan Polres Metro untuk tahun 2019 periode Bulan Juni – Oktober 2019. Sementara itu, 39 Polres/Polresta/Polrestabes/ Polres Metro mendapat kategori Nilai IPP A – A- (sangat baik) diantaranya Polresta Banda Aceh, dari 214 Polres/Polresta/Polrestabes/ Polres Metro se Indonesia yang masuk dalam penilaian yang dilakukan oleh Kementrian PANRB RI. 

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH didampingi oleh Kasat Intelkam AKP Hyrowo, SIK dan Kasat Lantas Kompol Thomas Nurwanto, SE, SH mengatakan ini merupakan penghargaan yang diterima atas kinerja personel di Polresta dan Polsek jajaran. “Semoga dengan adanya penghargan katergori sangat baik, personel dapat meningkatkan lagi kinerja sehingga kedepan Polresta Banda Aceh mendapatkan predikat sangat terbaik” ujar Kapolresta. Ucapan terimakasih kepada seluruh personel Polresta Banda Aceh yang telah bekerja maksimal sehingga Polresta Banda Aceh mendapatkan penghargaan dari Kementrian PANRB RI yang diserahkan langsung oleh Menteri PANRB RI Tjahjo Kumolo di Jakarta, ucap Trisno Riyanto. 

Penghargaan tersebut,kata Kapolresta, berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh Kementrian PANRB RI sesuai dengan surat keputusan Menteri PANRB RI Nomor 10 Tahun 2019 tentang Penetapan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Bidang SIM dan SKCK di 214 Polres/Polresta/Polrestabes dan Polres Metro untuk tahun 2019. Beberapa kategori penilaian yang dilakukan oleh tim dari Kementrian PANRB RI diantaranya melalui Instrumen Indeks Pelayanan Publik yang meliputi Aspek Kebijakan Pelayanan, Profesionalisme SDM, Sarana Prasarana, SIPP, Konsultasi dan Pengaduan serta Inovasi, kata Trisno. 

Kemudian, lanjutnya, tim juga melakukan penilaian melalui pengisian Kuesioner data objektif sehingga angka indeks yang dihasilkan merupakan komposit dari berbagai data, baik data primer dan sekunder serta data objektif maupun persepsi. Setelah kesemua itu terkumpul data, maka dievaluasi secara online melalui aplikasi yang telah ditentukan oleh Kementrian PANRB RI dan dihasilkan Kategori Nilai IPP. Polresta Banda Aceh mendapatkan nilai dari Range 4,01 – 4,50 dengan makna Sangat Baik, ucapnya lagi. 

Menyerahkan Bantuan Kepada Anak Yatim di Acara Zikir dan Doa Bersama Dalam Rangka Memperingati Bencana Gempa dan Tsunami 

 
 Kasat Intelkam Polresta Banda Aceh, AKP Hyrowo, S.IK serahkan santunan anak yatim. Foto : Humas Polresta

Ratusan warga Kemukiman Syeh Abdurrauf Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, menggelar zikir dan doa bersama dalam rangka memperingati 15 tahun bencana gempa dan tsunami berdasarkan tahun Islam. Peringatan zikir dan doa bersama dipusatkan di lapangan bola Jeulingke Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh dihadiri oleh alim ulama, Muspika serta masyarakat. Kasat Intelkam Polresta Banda Aceh, AKP Hyrowo, S.IK didampingi Wakasat Binmas AKP. Kartolo, mewakili Kapolresta Banda Aceh Kombespol Trisno Riyanto, SH menyerahkan Bantuan kepada 61 orang anak yatim yang disaksikan oleh masyarakat kemukiman Syeh Abdurrauf pada saat memperingati bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 silam, kegiatan tersebut berdasarkan tahun Islam jatuh pada 1414 Zulkaidah dan saat ini sudah 15 tahun Tsunami melanda Provinsi Aceh. 

Berdasarkan tahun Islam, bencana dahsyat yang memakan korban 170.000 jiwa dan begitu banyak bangunan yang rusak ketika bencana alam tersebut melanda Aceh terutama Kota Banda Aceh. Menurut Kapolresta Banda Aceh, Kombespol Trisno Riyanto,SH ” kegiatan seperti ini sangat bagus dilaksanakan setiap tahun, mengingat sangat banyak uluran tangan yang dibutuhkan oleh anak yatim”. Peringatan hari tsunami tersebut juga diadakannya tausyiah yang disampaikan Tgk. H Muksalmina bin Abu Abdul Wahab Seulimum yang merupakan Pimpinan Dayah Ruhul Fatayat dan juga Wakil Ketua MPU Aceh Besar. Ia mengatakan bahwa kegiatan itu untuk mengenang peristiwa dahsyat yang memakan korban ratusan ribu jiwa. “Bencana tsunami merupakan peringatan bagi kita semua untuk terus mendekatkan diri kepada Allah Swt. 

Oleh karena itu, marilah kita untuk terus mendekatkan diri kepada Allah Swt,” kata Tgk H Muksalmina bin Abu Abdul Wahab Seulimum. Dari bencana itu, lanjut dia, ambillah hikmatnya. Sebab, di balik bencana akan ada nikmat yang diberikan Allah Swt. Manusia tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi kekuatan Allah Swt. “Harus diingat, harta yang kita kumpulkan bertahun-tahun, musnah dalam hitungan detik ketika tsunami. Begitu juga bangunan kuat yang kita bangun, tidak ada apa-apanya saat tsunami datang,” kata Tgk Muksalmina. Usai penyampaian tausyiah, peringatan 15 tahun tsunami dilanjutkan penyerahan Santunan kepada para anak yatim di kemukiman Syeh Abdurrauf. 

Menggelar Syukuran Kenaikan Pangkat


Sebagai wujud rasa syukur atas kenaikan pangkat lebih tinggi setingkat, sebanyak 213 personel Polresta Bandar Aceh melakukan kegiatan syukuran bersama pejabat utama Polresta banda Aceh dan Bhayangkari di Indoor Polresta Banda Aceh. Rasa syukur yang dilakukan oleh personel yang kenaikan pangkat adalah bersilaturahmi sesame personel dan menyantuni para yatim piatu dari berbagai kecamatan Polsek jajaran Polresta Banda Aceh. Salah satu perwakilan personel Polresta Banda Aceh yang naik pangkat dari 213 personel, yaitu Kompol Hyrowo,S.I.K., selaku Kasat Intelkam Polresta Banda Aceh. Beliau mengatakan, seperti yang Kapolresta katakana, dengan pangkat yang semakin tinggi, tugas dan tanggung jawab kita semakin berat. 

“Jadi sengaja saya ajak isteri untuk mendampingi saya, karena disaat tugas yang sedang saya laksanakan, sering saya ditelfon karena saya tidak memperlihatkan apa yang sedang saya kerjakan baik di kantor maupun di lapangan, saat ini saya buktikan bahwa jangan pernah menghubingi saya kalau saya sedang bekerja, karena akan terganggu kinerja yang sedang saya kerjakan,” ujar Kompol Hyrowo, S.I.K. dengan gelak tawa para personel lainnya. Ucapan terima kasih atas bimbingan Kaplresta, Wakapolresta serta rekan lainnya atas dukungan, arahan, serta petunjuk untuk melaksanakan tugas di Polresta Banda Aceh tanpa apa halangan dan rintangan apapun, dan terima kasih atas kerjasama kepada seluruh persone lainnya terutama Satuan Intelkam atas dukungan dedikasi kinerja kepada saya, pungkas Hyrowo di akhir sambutan. 

Menyambut Kedatangan Menteri PPPA RI dan Rombongan 


Kombes Pol Trisno Riyanto,SH didampingi oleh Kasat Intelkam AKP Hyrowo, SIK dan Kapolsek Kuta Baro, AKP Abdul Muin, SH, MM beserta personil lainnya menyambut kedatangan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI I Gusti Ayu Bintang Darmavati dan rombongan di ruang VIP Bandara SIM, Aceh Besar. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Isteri Plt. Gubernur Aceh, Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, MT , sejumlah Pejabat TNI, Para Kabag jajaran Pemda Aceh serta tamu undangan lainnnya. Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH mengatakan, kedatangan Menteri PPPA RI dan rombongan ke Banda Aceh merupakan kunjungan perdana sejak dilantik dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. 

“Kunjungan kerja ini merupakan tanggung jawab kita bersama, Kepolisian Daerah Aceh di back up oleh jajaran Polresta Banda Aceh, menurunkan personel sejumlah 172 personel dalam mengamankan kedatangan tamu Negara ke Banda Aceh dalam kunjungan kerja” ucap Trisno. Kemudian, setiap lokasi atau rute yang dilintasi oleh Menteri PPPA dan rombongan tersebut, telah ditempati personel untuk melakukan monitoring dan melakukan pengamanan baik secara terbuka maupun secara tertutup, kata Trisno. Menteri PPPA RI dan rombongan, semula dijadwalkan tiba di Banda Aceh pada tanggal 4 Desember 2019, namun karena sesuatu dan lain hal, maka keberangkatan ditunda, namun hari ini telah tiba di Banda Aceh, pungkas Trisno. 


“Dalam kegiatan ini, Polresta Banda Aceh beserta seluruh jajaran, instansi terkait dan mitra kamtibmas lainnya melaksanakan pengamanan kegiatan kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Republik Indonesia dan rombongan selama 2 dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan kamseltibcarlantas dan penegakan hukum, guna terwujudnya kondisi kamtibmas yang kondusif, aman dan lancar selama kegiatan kunjungan di Banda Aceh” tegas Trisno Riyanto. 

Kedatangan Menteri PPPA RI tersebut dalam rangka peninjauan di Kantor P2TP2A Aceh dan dialog bersama Nasabah Mekaar di Gedung Amel Covention Hall, Ulee Kareng Banda Aceh, kata Trisno. Trisno mengatakan, selain kegiatan di dua lokasi tersebut, Menteri PPPA RI dan romnongan juga dilakukan jamuan makan malam bersama di Pendopo Plt. Gubernur Aceh. “Ini juga dilakukan pengamanan sampai Menteri dan rombongan sampai ke lokasi penginapan dan besoknya akan dilakukan pengawalan dan pengamanan menuju kebandara SIM untuk kembali berangkat ke Jakarta”, tutur Trisno. 

Menyambut Kedatangan Ketua Umum BEM Unsyiah 


Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH didampingi Kasat Binmas Kompol Faizal dan Kasat Intelkam AKP Hyrowo, SIK menerima kedatangan Ketua Umum BEM Unsyiah Rival P dan Sekjen BEM Unsyiah Sumardi diruang kerja Kapolresta. Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum BEM Unsyiah Rival P berbincang santai dengan Kapolresta sambil ditemani minuman kopi yang telah dihidangkan. Dalam perbincangan tersebut, beberapa hal ditanyakan oleh Rival pada Kapolresta diantaranya terkait tata cara pelaksanaan menyampaikan pendapat dimuka umum. 

“Terkait dengan kegiatan para teman – teman mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi, pastinya pihak kepolisian harus mengetahui nya, secara prosedural kami juga harus melaporkan perihal pelaksanaan kegiatan tersebut,” ujar Rival. Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH dalam menanggapi pertanyaan mengatakan, tentunya harus sesuai dengan Undang -undang Nomor 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. “Tata cara pelaksanaan penyampaian pendapat didepan umum telah diatur sesuai dengan undang undang nomor 9 tahun 1998, namun dalam penyampaikan tersebut, ada juga pengecualian” kata Kapolresta. 

Bentuk penyampaian pendapat di muka umum, lanjut Kapolresta dapat dilaksanakan dengan seperti unjuk rasa, pawai, rapat umum dan atau mimbar bebas. Penyampaian pendapat di muka umum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), dilaksanakan ditempat umum, kecuali di lingkungan istana kepresidenan, tempat ibadah, instalasi militer, rumah sakit, pelabuhan udara atau laut, stasiun kereta api, terminal angkutan darat, dan objek-objek vital nasional, dan pada hari besar nasional, tegas Trisno. Selain itu, peserta penyampaian pendapat di muka umum sebagaimana dimaksud dalam ayat(1), dilarang membawa benda-benda yang dapat membahayakan keselamatan umum, ucap Trisno. 

Trisno mengatakan, kenapa polisi melakukan pengamanan dalam setiap kegiatan dilakukan oleh masyarakat atau siapapun dia, ini banyak yang berpersepsi negatif terhadap kinerja polisi. “Terkadang di lapangan ada yang salah persepsi bahwa polisi itu menghalang-halangi kegiatan, namun kami melakukan pengawalan agar tidak adanya pelanggaran melawan hukum, makanya kami melakukana pengamaman dilapangan” tegas Kapolresta. Ada beberapa kriteria yang dilakukan oleh kepolisian bahwa, kenapa kepolisian melakukan pengawalan atau pengamanan terhadap aksi unjuk rasa dilapangan. Ini merupakan sudah tugas dari kepolisian,ujarnya lagi. 

Terkait dengan pelanggaran yang dilakukan oleh kepolisian dalam hal pelanggaran hukum, ada tiga peradilan yang akan dilempuh, yang pertama peradilan umum, kedua peradilan disiplin, dan ketiga peradilan kode etik, tambah Trisno. Sementara itu Kapolresta Banda Aceh mengatakan, jika murni menyuarakan sesuatu dari para mahasiswa, tentunya akan aman, namun jika ada provokator atau penyusup, tentunya akan berhadapan dengan hukum dan akan ditindak, tegas Kapolresta lagi. Diakhir pertemuan, Kapolresta menjelaskan jika ada personel kepolisian melanggar hukum dilapangan, segera sampaikan dan dokumentasi , segera lapor melalui aplikasi kami yang bernama E SIAP. 

Meringkus Pelaku Tabrak Lari 


Tersangka tabrak lari, LH, sedang diminta keterangannya oleh personel Satuan Intelkam Polresta Banda Aceh seusai diamankan di RSUZA Banda Aceh. Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh berinisial LH (44) diduga menabrak Anggota Satuan Intelkam Polresta Banda Aceh, Bripka Hadi Aris Munandar di Jalan Pocut Baren, Banda Aceh. Uniknya setelah berhasil melarikan diri atau tabrak lari beberapa hari pascakejadian itu, tersangka justru ditangkap saat korban melakukan check up kondisi kesehatannya atas kecelakaan ini. 

Korban melihat langsung tersangka sedang bertugas di ruang IGD RSUZA Banda Aceh. Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kasat Intelkam, AKP Hyrowo SIK, menceritakan korban yang biasa dipanggil Aris ini harus menjalani operasi pemasangan pen di bahu kirinya yang patah akibat kejadian ini. Sedangkan tersangka yang kabur pascakejadian ini, tak berhasil ditemukan polisi. Namun, tiada disangka saat korban Aris melakukan check up atau kontrol ulang pascaoperasi pemasangan pen terhadapnya ke RSUZA, ia justru melihat tersangka LH di ruang IGD rumah sakit tersebut. 

Anggota Satuan Intelkam Polresta Banda Aceh, Bripka Hadi Aris Munandar, yang ditabrak lari di Jalan Pocut Baren, Banda Aceh saat menjalani operasi pemasangan pen enam baut di RSUZA, Banda Aceh. Agar tak salah dengan seseorang yang dicurigai telah menabraknya itu, Bripka Aris memastikan seluruh mobil yang terparkir di areal RSUZA dan melihat mobil Toyota Ayla milik tersangka yang menabraknya pada hari itu. Kemudian Bripka Hadi Aris menghubungi rekan-rekannya di Intelkam dan kembali ke di IGD RSUZA, bahkan sempat berpapasan kembali dengan tersangka di IGD. 


Saat ditanya, pelaku LH sempat berdalih bukan dirinya yang menabrak korban. Namun, setelah ditunjukkan rekaman bukti CCTV serta barang bukti mobil yang dinaiki pelaku, akhirnya tersangka LH tak mampu mengelak dan mengakui dirinya yang menabrak korban. "Pelaku langsung diamankan dan sudah menjalani pemeriksaan di Sat Intelkam dan Satlantas Polresta, karena kasusnya sudah kami limpahkan ke pihak Satlantas, sehingga pihak Satlantas juga sudah meminta keterangan Bripka Hadi Aris," kata Kasat Intelkam. Dari keterangan pelaku LH, dia mengaku ingin bergegas ke RSUZA menggunakan mobilnya Daihatsu Ayla BL 1647 JA, namun kata Kasat Intelkam, tersangka telah mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya..

Kasat Lantas Polresta, Kompol Thomas Nurwanto menambahkan untuk barang bukti sepeda motor korban Bripka Aris, yaitu Mio BL 4228 LAL serta mobil Ayla milik tersangka sudah mereka amankan. Tersangka dijerat Pasal 312 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Ancaman maksimal atas perbuatannya tiga tahun penjara atau denda paling banyak Rp 75 juta. "Korban dan keluarga tersangka LH sudah bertemu dan membicarakan upaya perdamaian. Insya Allah Senin (besok), pihak yang bersangkutan akan berkunjung ke kediaman korban. Korban pun sudah menerimanya. Tapi, sejauh ini kasus Ini masih dalam penanganan lebih lanjut," ujar Kasat Lantas.



Source :
Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Kompol Hyrowo, S.I.K. Kepala Sat Intelkam Pembina Fungsi Intelijen Bidang keamanan dan Pelayanan Polresta Banda Aceh
Kompol Hyrowo, S.I.K. Kepala Sat Intelkam Pembina Fungsi Intelijen Bidang keamanan dan Pelayanan Polresta Banda Aceh
https://1.bp.blogspot.com/-ac9vLtr-3ik/XlR_jdRt4QI/AAAAAAAAKxM/al6-10pQxkU9zq13a4UYhP_nJYw2JG_zgCLcBGAsYHQ/s320/6.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ac9vLtr-3ik/XlR_jdRt4QI/AAAAAAAAKxM/al6-10pQxkU9zq13a4UYhP_nJYw2JG_zgCLcBGAsYHQ/s72-c/6.jpg
38 Setia
http://www.38setia.com/2020/02/kompol-hyrowo-sik.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2020/02/kompol-hyrowo-sik.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content