$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Sepak Terjang Kasat Reskrim Balerang Kompol Andri Kurniawan, S.I.K


Pengungkapan curas dan curanmor oleh Polres Balerang dan jajaran

Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan tugasnya di bidang penegakan hukum mengedepankan fungsi Reserse Kriminal. Satuan Fungsi Kriminal (Satreskrim)  bertugas melaksanakan penyelidikan, penyidikan, dan pengawasan penyidikan  tindak  pidana,  termasuk  fungsi  identifikasi  dan  laboratorium forensik lapangan serta pembinaan, koordinasi dan pengawasan PPNS.

Jajaaran reskrim tergelar mulai dari tingkat Mabes Polri sampai dengan Polsek, untuk menjamin terlaksana tugas penegakan hukum di wilayan kesatuan Negara Republik Indonesia. Salah satu sahabat 38 Setia yang saat ini mengemban tugas di bidang reserse adalah Kompol Andri Kurniawan, S.I.K yang menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Polres Balerang. Berikut ini adalah beberapa sepak terjang dalam melaksanakan penegakan hukum di daerah Balerang.

Membekuk Pelaku Curas dan Curanmor

Satreskrim Polres Balerang bekerjasama dengan Polsek Lubuk Baja, Polsek Nogsa dan Polsek Sei Beduk  berhasil mengamankan para pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) dan pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor di daerah Balerang dan sekitarnya. Jumlah tersangka yang diamankan sebannyak 8 orang dengan perincian 5 pelaku curanmor, 1 pelaku curas dan 2 penadah.  Sementara untuk modus operandi yang digunakan para pelaku curanmor, yakni dengan cara menggunakan kunci letter T sedangkan para pelaku curas menggunakan pisau untuk melukai korbannya,”ungkapnya.

“Barang bukti yang berhasil kita amankan yakni ada sembilan unit sepeda motor, satu unit Handphone (HP) dan sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk melukai korbannya.

Barang bukti hasil curanmor

Selain sembilan unit sepeda motor tersebut, kita mengamankan beberapa sepeda motor,namun masih belum ada laporan kepolisiannya, Jadi kita tunggu laporan kepolisian dulu,”ujar  Andri Kurniawan. Ia menuturkan, penyebab utama pelaku nekat mencuri, yakni faktor ekonomi jadi hal utama pemicu mereka sehingga mereka berbuat kejahatan tersebut dan dari hasil kejahatan tersebut mereka gunakan untuk membeli narkoba,” tuturnya.

Sikat Pelaku Begal Meresahkan Warga Batam

Delapan orang pelaku begal dan jambret yang meresahkan masyarakat Batam berhasil diringkus oleh Satreskrim Polresta Barelang beserta Polsek jajaran. Keberhasilan ini merupakan respon cepat Polresta Barelang atas beberapa kejadian curas yang viral di media sosial dengan membentuk satuan tugas anti begal dan jambret di wilayah hukum Batam Rempang Galang (Barelang).

“Alhamdulillah dengan cepat berkat dukungan masyarakat dan kerja keras semua personil satgas anti begal dan jambret Polsek jajaran, kita sudah mengamankan 8 orang pelaku begal dan jambret yang akhir-akhir ini beraksi di wilayah Barelang,” kata Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmad Purboyo didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan di Mapolresta, 

Seluruh pelaku yang ditangkap, dua orang merupakan tangkapan dari Polsek Sekupang, tiga orang dari Polsek Sagulung dan 3 orang lagi adalah tangkapan Satreskrim Polresta Barelang.

“Banyak TKP yang sudah mereka lakukan selama bulan September dan untuk korban sebagian besar adalah perempuan,” kata dia.

Dari total tangkapan ini, lanjut Prasetyo, dua orang merupakan residivis kasus curanmor. Saat dilakukan penangkapan, ada pelaku yang melakukan perlawanan sehingga dengan terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur.
Pengungkapan pelaku curas oleh Polres Balerang

“Kita berharap dengan hasil tangkapan ini bisa membuat suasana Batam lebih kondusif dan aman. Ini merupakan signal para pelaku bahwa Polresta Barelang tidak main-main terhadap pelaku curas maupun jambret,” kata Prasetyo.

Adapun ke delapan tersangka yang diamankan tersebut yakni MF (23) dan RH (31) merupakan residivis curanmor. Kemudian ada IP (24), IK, PA, RK, WD dan KS. Dari tangan pelaku turut diamankan barang bukti berupa tas, beberapa HP dan 3 unit motor yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya.

Menangkap Pelaku Penipuan Online

Tiga terduga pelaku penipuan online telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Jajaran Satreskrim Polresta Barelang. Ketiganya, terbukti melakukan penipuan terhadap dua orang warga Batam dengan nominal cukup besar. Kapolresta Barelang, Kombes Hengki, saat ekspose mengatakan, dua orang korban itu, masing-masing mengalami kerugian sekitar Rp 66 juta dan 111 juta.

"Ada dua orang warga Batam yang menjadi korban penipuan online itu. Ketiga pelaku sudah ditetapkan menjadi tersangka," ungkap Hengki, didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan.

Kasus penipuan Onlinr yang diungkap Polres Balerang

Ketiga tersangka memiliki tugas berbeda. Dijelaskan Hengki, proses penipuan itu diawali dengan salah satu warga Nigeria, Athanasius (30) mencari sasaran di media sosial. Ia, mengaku sebagai tentara Amerika Serikat yang bertugas di Timur Tengah. Kemudian ia berniat untuk membawa barang ke Indonesia. Sebagai upahnya, korban akan diberi uang dengan nominal besar. Setelah korban tertarik, nomor korban yang didapat diserahkan pada Dia Sawitri (37), yang merupakan warga Indonesia. Perempuan ini, mengaku sebagai petugas dari jasa pengiriman kargo.

"Kemudian teraangka perempuan ini menghubungi korban mengatakan ada barang dari tersangka pertama dengan tujuan pengiriman pada korban. Begitu korban mengiyakan, disanalah pelaku meminta uang sebagai biaya administrasi agar barang itu bisa dikeluarkan dan dikirim lagi pada korban," jelas Hengki.

Ditambahkan, proses administrasi itu, tersangka perempuan bekerjasama dengan tersangka lainnya, Antoni alias King, warga Nigeria.

"Setelah berhasil, uang itu mereka bagi. Sementara barang tidak kunjung sampai. Disinilah korban mulai curiga dan membuat laporan polisi," lanjutnya.

Meringkus Debt Collector Penyekap Korbannya

Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo SIK MH, menegaskan, pihaknya akan menindak tegas terhadap aksi premanisme yang dilakukan debt collector ke masyarakat, apalagi dengan melibatkan anak anak dan kekerasan. Pernyataan itu dilontarkan Kapolresta, buntut dari kasus penyekapan terhadap seorang ibu beserta dua orang bocah, di Komplek Buana Vista III, Botania I, di Kecamatan Batam Kota oleh seorang debtcollector dari koperasi ilegal.
Pengungkapan debt collector oleh Polres Balerang

“Kalau ada debt collector yang mengaku dari koperasi yang ternyata ilegal serta melakukan tindak pidana perampas hak seseorang, maka akan kami tindak tegas,” ucap AKBP Prasetyo ketika ekspos tindakkan kriminal, di Polsek Batam Kota, Batam Centre.

Diterangkan Kapolres Barelang, penangkapan terhadap pelaku penyekapan, setelah korban melaporkannya ke polisi. Lalu, ditindaklanjuti oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim), Polsek Batam Kota, dengan berhasil mengamankan seorang Debcollector, berinisial PS alias AL (23), yang melakukan penyekapan terhadap Elis Widiati bersama kedua anaknya.

Berkolaborasi dengan Satreskrim Polres Karimun Menangkap Pelaku Curat  Berilmu Gendam

Sat Reskrim Polres Karimun dibackup Sat Reskrim Polresta Barelang berhasil menangkap pelaku pencurian di wilayah Karimun, Muhammad Ibrahim (20) yang kabur ke Batam. Pelaku bernama Muhammad Ibrahim (20). Ia ditangkap polisi di Botania, Batam Center.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono mengatakan, pelaku merupakan warga Batam yang berasal dari Selat Panjang. Pelaku melakukan pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polres Karimun. “Berdasarkan hasil penelusuran diketahui pelaku berada Batam. Kami berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polresta Barelang (Kompol Andri Kurniawan) untuk melakukan pengejaran,” kata Herie.

Pelaku diringkus di daerah Botania, Batam Center. Saat itu pelaku sedang berjualan sate dikawasan Botania. “Pelaku merupakan residivis. Dia sudah beberapa kali melakukan tindak kejahatan yang sama,” katanya lagi.
Pelaku curat yang mempunyai ilmu gendam

Heri menjelaskan, pada saat kejadian pencurian, pelaku masuk ke dalam rumah korban yang pintu rumahnya tidak di kunci. “Pada saat kejadian, di dalam rumah itu ada orangnya. Korban sengaja tidak mengunci pintu karena suami korban belum pulang dari kerja. Saat itulah pelaku memanfaatkan situasi,” Herie menceritakan kronologi kejadian.

Sebelum melancarkan aksi pencurian, pelaku di wilayah hukum Polres Karimun tersebut melakukan ritual buang air besar di depan rumah korban terlebih dahulu. Hal itu dilakukan pelaku agar pemilik rumah yang ada di dalam tertidur lelap dan pelaku dengan bebas mengambil barang berharga milik korban. “Setiap rumah yang berhasil pelaku jarah, itu pasti ada kotoran air besar pelaku. Kami beranggapan pelaku ada ilmu gendam. Karena pada saat mencuri, pemilik rumah ada di dalam dan tertidur pulas,” ujarnya.

Bongkar Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Nongsa Batam

Satreskrim Polresta Barelang menghentikan tambang pasir ilegal di kawasan Batu Besar, Kecamatan Nongsa Batam. Dalam penangkapan tersebut Polisi mengamankan dua orang yakni pemilik mesin dan pekerja. Selain itu, polisi juga mengamankan mesin dompeng, pasir sebanyak 4 kubik, selang pipa paralon. Dua orang yang diamankan tersebut berinisail NB (25) dan SJ (35).

Tersangka penambang ilegal

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan saat dikonfirmasi, Rabu (5/1/2020) membenarkan hal tersebut. Menurut Andri, penangkapan itu dialakukan kemarin, sejauh ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang diamankan ini.

"Kita sudah mengamankan dua orang, satu wanita sebagai pemilik mesin satu lagi seorang pekerja," sebut Andri menerangkan.

Amankan Tenaga Kerja Indonesia Ilegal 

Satreskrim Polresta Barelang mengamankan delapan TKI yang akan diberangkatkan ke Malaysia. Selain itu, polisi juga mengamankan satu orang wanita yang bertugas mengantarkan mereka ke Malaysia. Saat ini, delapan orang bersama satu orang pengurusnya sedang diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Barelang.
Susana pemeriksaan kasus TKI Ilegal

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan melalui Kanit PPA Polresta Barelang Ipda Dwi Dea Angraini mengatakan, para TKI ini ada yang ditangkap di hotel dan ada juga di pelabuhan saat baru datang di Batam.

Ungkap Judi Online Omzet Rp 1 Miliar

Polresta Barelang membongkar sindikat judi online beromzet Rp 1 miliar. Dua orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. "Kita mengamankan dua orang tersangka kasus judi online terbesar di awal tahun ini. Dua orang yang kita amankan terdiri dari pemain dan bandar judi," kata Kapolres Barelang Kombes Prasetyo Rachmat Purboyo kepada wartawan di Mapolresta Barelang, Batam, Kepulauan Riau.
Pres rilis kasus judi online

Kombes Prasetyo Rachmat Purboyo  menjelaskan, kedua tersangka itu berinisial E dan F. Tersangka E berperan sebagai agen judi online yang diamankan pada Minggu (5/1). Penangkapan dimimpin Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan Sik MH.

Meringkus Pelaku Pencabulan Keponakan Sendiri

Perbuatan asusila pria 39 tahun tersebut terhadap Mp sudah dilakukan sejak korban masih berusia 10 tahun atau ketika korban masih duduk di kelas IV Sekolah Dasar (SD). Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, mengatakan, perbuatan pertama yang dilakukan pelaku, berawal saat rumah Mp sepi. Di mana, saat itu kedua orangtua korban sedang tidak berada di rumah. Pelaku selalu mengancam akan membunuh ibu korban jika tak mau memenuhi hasrat birahinya.

”Awalnya korban mendapat paksaan untuk melakukan hubungan itu, kemudian berlanjut selama kurang lebih tiga tahun dengan adanya ancaman terhadap korban. Kalau ngasih tahu, dia akan dipukul,” kata Andri menjelaskan.

Setelah itu, perbuatan asuslia pelaku terus berlanjut hingga korban usianya menginjak 13 tahun dan masuk kelas I SMP.
Pelaku pencabulan (baju orane) 

Perbuatan tersebut selalu dilakukan di rumah saat ibu dan bapak korban bekerja. Sementara E, selalu datang ke rumah korban di kawasan Batuaji untuk makan siang. ”Sudah berkali-kali melakukan perbuatan pencabulan ini. Kami masih memintai keterangan dari pelaku,” jelasnya.

“Sementara korban kondisinya masih mengalami trauma dan takut bertemu dengan laki-laki,” tuturnya.

Membekuk Pelaku Jambret Viral 

Seorang pria bernama lengkap Jeki Saputra (35) nyaris menjadi sasaran amuk massa di Jalan Laksamana Bintan Sei Panas, Kecamatan Batam Kota, Kepulauan Riau (Kepri). Jeki diincar warga Batam setelah merampok barang seorang pemilik warung kopi.
"Pelaku bernama Jeki Saputra, warga Bengkong Kolam Batam membegal dan berhasil membawa kabur HP Android dan sejumlah uang dari pemilik warung kopi yang kerap disapa Ibu Neng," ujar Kasatreskrim Polresta Barelang Batam Kompol Andri Kurniawan kepada wartawan.
Pelaku jambret yang sempat viral

Penjambretan terhadap Ibu Neng terjadi di Jlan Laksamana Bintan No. 53, Sei Panas, Batam Center, Batam, hari ini sekitar pukul 11.05 WIB. Setelah merampas ponsel dan mengambil sejumlah uang korban, Jeki berlari ke arah jalan.
Saat pelaku dikejar sejumlah orang dan sempat memukul pelaku hingga babak belur. Di tengah upaya kabur, Jeki lalu menyandera pengendara sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah.

Sebilah parang yang dibawanya lalu ditempelkan di leher pengendara motor tersebut. Namun Tim Satreskrim Polresta Barelang berhasil melumpuhkan pelaku tanpa melukai korban yang disandera. "Tim Satreskrim Polresta langsung mengamankan pelaku sebelum massa bertindak brutal," jelas Kompol Andri.

Menggerebek Prostitusi Online Berkesok Spa

Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang menggerebek salah satu Spa yang di ruko kawasan Nagoya Hill.. Penggerebekan ini diduga karena di dalamnya menyediakan praktik prostitusi. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan para pekerja, pengelola, hingga satu orang warga negara asing (WNA) yang diduga sebagai pelanggan. Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, menga-takan saat ini kasus tersebut masih dalam pemeriksaan.

Susana pemeriksaan kasus Prostitusi online

Para pekerja dan pelanggan tersebut menjalani pemeriksaan di Unit 1 Satreskrim Polresta Barelang. ”Saya hanya menemani teman ke sana saja. Teman ke dalam (pijat) saya nunggu di lobi,” ujar seorang pria yang digiring polisi. Sementara itu, pantauan di lokasi tersebut tak memiliki aktivitas. Rolling door ruko berlantai empat itu tertutup rapat. Di panti pijat ini pelanggan ditawarkan dengan beberapa pilihan pijatan hingga tarif layanan seksual. Harga bervariatif dari Rp 350 ribu hingga Rp 850 ribu.

”Memang kemarin ada ramai-ramai di sana. Wanita-wanita di dalam dibawa semua. Kalau saya lihat yang datang cukup ramai,” ujar Riyan, seorang pekerja di kawasan tersebut.

Meringkus Pelaku Praktik Sabung Ayam di Batam

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang menggelar konferensi pers tindak pidana perjudian dengan modus praktik sabung ayam di Kecamatan Batu Aji, Kota Batam. Sebelum digelar konferensi pers, tampak sebelas orang pria berusia sekitar 30 tahunan digiring oleh pihak kepolisian.
Press rilis kasus sabung ayam

Pantauan TRIBUNBATAM.id, tampak pula beberapa barang bukti seperti empat ekor ayam jago terbungkus dalam tas dengan motif berbeda-beda. Konferensi pers sendiri dipimpin oleh Wakapolresta Barelang, AKBP Junoto didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan. 

Sumber :













Name

38 Setia,148,Berita Pilihan,4,figur bicara,37,LUAR NEGERI,19,Nasional,415,Sejarah,9,Tips,17,Umum,46,
ltr
item
38 Setia: Sepak Terjang Kasat Reskrim Balerang Kompol Andri Kurniawan, S.I.K
Sepak Terjang Kasat Reskrim Balerang Kompol Andri Kurniawan, S.I.K
https://1.bp.blogspot.com/-0cWjCxbJ_p8/Xmb7KH6REcI/AAAAAAAANtk/QTj8jGejbAQ6pJGJU20gyrvhMC7LcHojgCLcBGAsYHQ/s320/Satreskrim-Polresta-Barelang-Bekuk-Pelaku-Curas-dan-Curanmor-Amankan-Barang-Bukti-Sepeda-Motor.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-0cWjCxbJ_p8/Xmb7KH6REcI/AAAAAAAANtk/QTj8jGejbAQ6pJGJU20gyrvhMC7LcHojgCLcBGAsYHQ/s72-c/Satreskrim-Polresta-Barelang-Bekuk-Pelaku-Curas-dan-Curanmor-Amankan-Barang-Bukti-Sepeda-Motor.jpg
38 Setia
http://www.38setia.com/2020/03/sepak-terjang-kasat-reskrim-balerang.html
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/
http://www.38setia.com/2020/03/sepak-terjang-kasat-reskrim-balerang.html
true
1959138953113151983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content